• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 1 Desember 2022

Tapal Kuda

NU Pasuruan Sebar Ratusan Paket Daging Kurban pada Warga

NU Pasuruan Sebar Ratusan Paket Daging Kurban pada Warga
Penyerahan daging kurban oleh PCNU Kabupaten Pasuruan kepada warga. (Foto: NOJ/MS).
Penyerahan daging kurban oleh PCNU Kabupaten Pasuruan kepada warga. (Foto: NOJ/MS).

Pasuruan, NU Online Jatim

Pengurus Cabang (PC) Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pasuruan kembali dipercaya sebagai penyelenggara pemotongan dan distribusi daging kurban.

 

Pemotongan dan pendistribusian daging kurban kepada masyarakat dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan. Kali ini, hewan kurban yang diberikan berjumlah dua ekor sapi limousin dari pimpinan Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Faisol Riza.

 

Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin atau Gus Ipong menyampaikan terima kasih kepada donatur atas kepercayaannya dalam menyalurkan daging kurban.

 

"500 paket daging kurban sudah kami distribusikan kepada masyarakat dan pengurus," ujarnya kepada NU Online Jatim, Rabu (21/07/2021).

 

Disebutkan Gus Ipong, bahwa proses pemotongan dan pendistribusian daging kurban dilakukan di halaman kantor PCNU setempat, Jalan Warung Dowo Utara, Desa Warung Dowo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan.

 

Pendistribusian dilakukan dengan door to door atau pintu ke pintu untuk menghindari terjadinya kerumunan masyarakat, mengingat saat ini di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

 

"Semoga daging kurban ini dapat membantu masyarakat khususnya untuk menjaga gizi makanan ketika masa PPKM Darurat ini," imbuhnya Gus Ipong.

 

Ia pun meminta maaf apabila proses pemotongan dan distribusi sedikit lebih lama dari tahun sebelumnya, sebab petugas yang dikerahkan dibatasi untuk menghindari kerumunan.

 

"Untuk menghindari kerumunan, petugas terbatas. Makanya jadi agak lambat," pungkasnya.

 

Editor: A Habiburrahman


Tapal Kuda Terbaru