• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 6 Desember 2022

Tapal Kuda

Hidup di Masa Pandemi, Gus Amak: Ikuti Ketentuan Allah, Pasti Mudah

Hidup di Masa Pandemi, Gus Amak: Ikuti Ketentuan Allah, Pasti Mudah
Doa dan tahlil virtual untuk almarhum KH Zainuddin Djazuli di Kota Pasuruan. (Foto: NOJ/AF)
Doa dan tahlil virtual untuk almarhum KH Zainuddin Djazuli di Kota Pasuruan. (Foto: NOJ/AF)

Pasuruan, NU Online Jatim

Hidup di masa pandemi Covid-19 memang tidak enak. Semua serba dibatasi. Namun, apabila dijalani dengna pemahaman bahwa hal itu sebagai ketentuan Allah SWT, maka yang sulit akan terasa mudah dijalani.

 

Hal itu disampaikan oleh Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Pasuruan KH Nailur Rohman alias Gus Amak dalam acara doa dan tahlil virtual tujuh hari wafatnya KH Zainuddin Djazuli Ploso di Pendopo Surga Surgi Kota Pasuruan, Kamis (15/07/2021).

 

"Bisa jadi kita mengalami sesuatu yang tidak cocok dengan kita, tapi justru itu baik buat kita. Dan bisa jadi kita senang dengan sesuatu yang sesuai dengan hati nurani kita, tetapi itu justru tidak baik bagi kita," ujar Gus Amak.

 

Dalam konteks pandemi Covid-19, Gus Amak meyakini bahwa pemerintah, aparat, dokter, dan masyarakat tidak ada yang senang dengan keadaan seperti sekarang. Semuanya merasakan hal yang sama. Karena itu ia meminta seluruh elemen masyarakat Kota Pasuruan saling percaya dan bekerja sama.

 

"Kita harus terima keadaan ini. Kalau kita terima dengan ketentuan Allah SWT, meskipun tidak mudah, itu memudahkan kita. Tetapi jika kita tidak menerima ketentuan Allah, maka itu akan menyulitkan hidup kita," tandas Ketua MDS Rijalul Ansor Jawa Timur itu.

 

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Pasuruan KH Abdullah Shodiq mengatakan bahwa ulama adalah sosok yang harus diikuti karena ulama adalah pewaris para Nabi. Itu sebabnya ada ungkapan bahwa wafatnya ulama adalah tanda matinya alam.

 

"Ulama yang meninggal berarti alam ikut mati,” kata Kiai Abdullah.

 

Penulis: Akhmad Faisol

 

Editor: Nur Faishal


Tapal Kuda Terbaru