• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 28 September 2022

Tapal Kuda

Shalat Jumat di Masa PPKM Darurat, Ini Imbauan NU Pasuruan

Shalat Jumat di Masa PPKM Darurat, Ini Imbauan NU Pasuruan
Ilustrasi bendera NU. (Foto: NU Online)
Ilustrasi bendera NU. (Foto: NU Online)

Pasuruan, NU Online Jatim

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menerbitkan surat imbauan pelaksanaan Shalat Jumat di masa Pemberlakuan Pembantasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19 di Jawa Timur.

 

Surat tersebut mengacu pada terbitnya surat Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur bernomor 952/PW/A.II/L/VI/2021 serta surat Edaran Bupati Pasuruan nomor 100/45/COVID-19/VII/2021.

 

"Menyadari itu, PCNU Kabupaten Pasuruan mengeluarkan surat imbauan kepada Pengutus MWCNU dan Ranting serta Takmir Masjid se Kabupaten Pasuruan," ujar Sekretaris PCNU Kabupaten Pasuruan KH Saiful Anam Chalim kepada NU Online Jatim, Ahad (04/07/2021).

 

Ia menjelaskan bahwa PCNU sedang membuat panduan Khutbah Jumat khusus masa PPKM Darurat Covid-19. Sehingga Khutbah yang disampaikan berdurasi maksimal lima menit.

 

"Naskah sedang edit terakhir. Segera kami sebarkan melalui website dan LTMNU," imbuh alumni Pondok Pesantren Tebuireng Jombang itu.

 

Berikut ini tata laksana Shalat Jumat di masa PPKM Darurat Covid-19 yang dikeluarkan PCNU Kabupaten Pasuruan:

 

1. Khutbah Jumat hanya dibaca yang wajib/rukun saja dan dilakukan sesingkat mungkin. Paling lama lima menit. PCNU membuat panduan teks Jumat singkat.

 

2. Shalat Jumat dua rakaat membaca surat yang pendek saja, dilaksanakan maksimal lima menit.

 

3. Shaf jamaah direnggangkan, minimal satu meter (physical distancing).

 

4. Jamaah Shalat Jumat dipecah menjadi beberapa tempat dan dilaksanakan pada mushala-mushala sehingga konsentrasi massa tidak terpusat pada satu tempat yang menyebabkan kerumunan.

 

5. Shalat Jumat dilaksanakan dengan minimal 12 orang dan maksimal 20 orang.

 

6. Untuk menghindari kerumunan, jamaah diimbau untuk melaksanakan wudlu di rumah masing-masing.

 

7. Selesai Shalat Jumat langsung pulang.

 

8. Usai Shalat Jumat tidak bersalam-salaman.

 

9. Karpet masjid digulung dan jamaah diimbau membawa sajadah sendiri.

 

Editor: Nur Faishal


Tapal Kuda Terbaru