• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 7 Oktober 2022

Tapal Kuda

PAC GP Ansor Kecamatan Banyuwangi Gelar Majelis Dzikir dan Ziarah Kubur

PAC GP Ansor Kecamatan Banyuwangi Gelar Majelis Dzikir dan Ziarah Kubur
PAC GP Ansor Kecamatan Banyuwangi. (Foto: NOJ/Syaifullah)
PAC GP Ansor Kecamatan Banyuwangi. (Foto: NOJ/Syaifullah)

Banyuwangi, NU Online Jatim

Kegiatan Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor (MDS RA) yang diselenggarakan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Banyuwangi pada Minggu malam 25/10/2020 merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Santri 2020. Kegiatan rutinan itu diawali dengan ziarah makam para sesepuh kiai Nahdlatul Ulama (NU) di Banyuwangi.

 

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Musala al-Maghfiroh, Kertosari, Kecamatan Banyuwangi tersebut dihadiri langsung oleh Katib Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi Ust Sunandi Zubaidi, Rais Syuriah Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Banyuwangi KH Ahmad Shiddiq, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Banyuwangi Ikhwan Arief beserta jajaran, Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Banyuwangi Sugito dan jajaran, serta ratusan Ansor se-Kecamatan Banyuwangi.

 

Sugito menjelaskan, kegiatan MDS RA merupakan media tempat berkumpul dan silaturahminya antar pengurus dan anggota di setiap lini kerja baik di tingkat kecamatan dan ranting. Secara khusus kegiatannya diisi dengan dzikir, istighosah, dan shalawat bersama yang dimulai sejak ba'da Maghrib dan diakhiri dengan sholat Isya berjamaah.

 

"Namun kali ini, dirangkai dengan peringatan Hari Santri 2020 dan maulid nabi. Sejak pagi seluruh pengurus dan anggota mengawali dengan ziarah makam para sesepuh kiai NU Banyuwangi. Diantaranya, KH Saleh (Lateng), KH Abdul Wahab (Penataban), KH Harun Abdullah (Tukangkayu), KH Ali Maksum (Kemasan), KH Bisri Syamsuri (Singonegaran), dan kiai lainnya," ujar Sugito.

 

Dirinya menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meneladani perjuangan-perjuangan masyayikh terdahulu.

 

"Kita ziarah untuk menyerap spirit perjuangan mereka. Begitu luar biasanya para kiai kita yang telah memberikan banyak tauladan penting dalam menyelesaikan berbagai persoalan ketika zamannya," tambahnya. 

 

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Banyuwangi Ikhwan Arief secara langsung memberikan apresiasi positif atas dedikasi kinerja pengurus PAC GP Ansor Kecamatan Banyuwangi. Karena itu pihaknya hadir untuk meninjau secara langsung berlangsungnya kegiatan MDS Rijalul Ansor.

"Saya melihat pengurus di Kecamatan Banyuwangi ini sangat aktif. Sehingga saya berharap atas konsistensi keaktifan gerakan ini menjadi inspirasi gerakan Rijalul Ansor di masing-masing kecamatan dan ranting," ucap Ikhwan. 

 

Ia melanjutkan, bahwa Ansor Banyuwangi ke depan akan fokus pada pembenahan data base internal dan seluruh anggota Ansor dan Banser. Lepas itu akan berbenah pada pendidikan dan kaderisasi.

 

"Bagi kami peogram kaderisasi ini adalah jantung dari sebuah organisasi besar Ansor. Sampai di tahun 2023 nanti kita akan melaksanakan seratus kegiatan pelatihan dan pendidikan kader. Utamanya kegiatan Pelatihan Kader Dasar (PKD), Pelatihan Kader Lanjutan (PKL), Pendidikan Pelatihan Dasar Banser (Diklatsar), Kursus Banser Lanjutan (Susbalan), dan pelatihan pendidikan lainnya," kata Ikhwan menutup keterangannya. 

 

Kegiatan ini dilanjutkan dengan kajian maulid oleh Ustadz Sunandi Zubaidi perihal keistimewaan kelahiran Rasulullah SAW. Kelahirannya memberikan syafaat untuk setiap makhluknya. Bagaimana sebab kebahagiaan atas kelahiran Nabi Muhammad SAW, Paman Nabi (Abu Thalib) diringankan siksanya. Hanya sebab kebahagiaan menjemput kelahirannya.

 

"Maka di suasana pandemi seperti sekarang, Ansor harus bergerak dalam memberikan edukasi kepada masyarakat perihal pagebluk ini. Karena Rasulullah mengajarkan kepada kita untuk selalu waspada dan ikhtiar dan bulan maulid ini bisa dimaknai sebagai perjuangan bersama," terang Gus Nandi sapaan akrabnya.

 

Hal senada disampaikan oleh KH Ahmad Shiddiq, menurutnya kader Ansor hari ini harus terus belajar dalam berbagai disiplin keilmuan. Supaya di tahun mendatang akan terus jaya dan kokoh.

 

"Sekali lagi, eksistensi GP Ansor dan NU ke depan ditentukan oleh kader yang berproses sekarang. Tantangan juga semakin dinamis, karenanya kita harus siapkan dengan keilmuan dan kekompakan yang kuat," ungkap Pengasuh Pondok Pesantren al-Anwari, Kertosari.

 

Peserta rutin MDS Rijalul Ansor Kecamatan Banyuwangi, Andria Fajar menilai kegiatan rutinan malam itu sangat dipentingkan sebagai wadah memperkuat ukhwah nahdliyah.

 

 

"Selain itu, dengan ini memperkuat pergerakan Ansor antar ranting," jelas Andria yang juga sebagai Ketua Ranting GP Ansor Kelurahan Karangrejo.

 

Hal yang sama juga disampaikan oleh Sekretaris Ranting GP Ansor Kelurahan Kampungmelayu Safrizal Affan Adilaksono, ia mengatakan bahwa kegiatan MDS Rijalul Ansor sebagai wadah untuk belajar lebih dalam penanaman ideologi Ahlussunnah wal jamaah dan ke-NUan.

 

"Saya juga melihat dan merasakan kesolidan antar ranting di seluruh Kecamatan Banyuwangi, sehingga kita sama-sama dapat saling belajar dan membenahi kekurangan," kata Safrizal saat dimintai keterangan.

 

 

Kontributor :

Editor :


Tapal Kuda Terbaru