• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 29 Juni 2022

Tapal Kuda

PCNU Jember Instruksikan Beberapa Hal Terkait Lebaran 1442 H

PCNU Jember Instruksikan Beberapa Hal Terkait Lebaran 1442 H
KH Abdullah Syamsul Arifin, Ketua PCNU Jember. (Foto: NOJ/nuo)
KH Abdullah Syamsul Arifin, Ketua PCNU Jember. (Foto: NOJ/nuo)

Jember, NU Online Jatim
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim telah mengeluarkan seruan tentang pewaspadaan terhadap potensi lonjakan kasus positif Covid-19 pada 27 April 2021 lalu. Secara umum, seruan tersebut mengajak masyarakat untuk senantiasa waspada akan Covid-19 yang masih menyebar, mengimbau masyarakat untuk tidak mudik lebaran dan menggunakan teknologi digital sebagai sarana silaturahim.

 

Terkait hal tersebut, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jember juga mengimbau agar warga tidak melakukan mudik saat Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Menurut KH Abdullah Syamsul Arifin, Ketua PCNU Jember mengatakan bahwa NU sebagai organisasi keagamaan terbesar harus mengambil peran dalam menjadi mitra pemerintah untuk menangani pandemi Covid-19. Karena jika terjadi lonjakan kasus positif atau ada penambahan dalam jumlah banyak, maka akan berdampak juga kepada organisasi keagamaan seperti NU.

 

"Ini dilakukan semata-mata untuk kemaslahatan umat agar pandemi Covid-19 ini segera berakhir," kata pria yang akrab disapa Gus Aab itu, Jumat (30/04/2021).

 

Selain imbauan untuk tidak mudik, Gus Aab juga mengajak masyarakat di Jember untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan dalam kegiatan ibadah di bulan Ramadlan.

 

“Kami juga menyerukan beberapa hal kepada warga. Diantaranya menerapkan protokol kesehatan dalam berkegiatan peribadatan di bulan Ramadlan dengan cara rajin mencuci tangan, memakai masker, juga menjaga jarak,” tambahnya.

 

Terkait pelaksanaan shalat Idul Fitri, Pengasuh Pondok Pesantren Darul Arifin Curahkalong, Bangsalsari, Jember itu meminta agar warga yang tinggal di daerah dengan zona merah agar tidak melaksanakan shalat Idul Fitri di lapangan atau masjid.

 

“Dalam hal silaturahim, masyarakat juga bisa menggunakan media sosial agar tidak terjadi lonjakan kasus positif,” pungkas Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim itu.


Tapal Kuda Terbaru