• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 25 Mei 2022

Kediri Raya

Gus Reza Ungkap Pentingnya Ilmu dan Himmah

Gus Reza Ungkap Pentingnya Ilmu dan Himmah
KH Reza Ahmad Zahid atau Gus Reza. (Foto: NOJ)
KH Reza Ahmad Zahid atau Gus Reza. (Foto: NOJ)

Kediri, NU Online Jatim

Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim KH Reza Ahmad Zahid, mengutip maqalah Imam Adzhabi mengatakan, bahwa ilmu adalah wasilah atau lantaran untuk mendapatkan segala keutamaan. Ilmu yang diharapkan akan diperoleh jika dibarengi dengan himmah atau semangat yang tinggi.

 

Penegasan tersebut disampaikan Gus Reza, sapaan akrabnya, saat memberikan mauidlah hasanah dalam Pelantikan Pimpinan Cabang Istimewa (PCI) Muslimat NU Taiwan. Acara yang juga dikemas dengan hari lahir (Harlah) Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) dan Fatayat NU Ranting Koahsiung tersebut digelar melalui Zoom Meeting dan disiarkan langsung oleh NU Channel, Ahad (12/09/2021) lalu.

 

“Untuk meraih sesuatu yang diharapkan, ilmu yang dimiliki hendaknya dibarengi dengan himmah. Semakin kuat semangat seseorang, maka semakin besar harapan ia meraih keutamaan yang diinginkan,” ujar Gus Reza.

 

Disebutkan bahwa, ketika seseorang memiliki himmah yang tinggi, akan tetapi tidak memiliki ilmu atau teori yang kuat. Maka semangat yang dimilik tersebut akan sia-sia. Karena ilmu  dan himmah harus berjalan bersama.

 

“Misal semangatnya besar tapi ia tidak mengetahui teori dan ilmu, maka ia akan berjalan kesana-mari tidak tentu arah. Karena tidak ada fokus yang dituju dan melakukannya tanpa ilmu,” jelas Pengasuh Pondok Pesantren Al Mahrussiyah tersebut.

 

Di akhir penyampaiannya, Gus Reza menyarankan agar kitab-kitab karangan Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari dikaji secara rutin oleh PCINU Taiwan. Hal ini menurutnya perlu dilakukan untuk menguatkan kembali ajaran Ahlusunnah wal Jamaah.

 

“Sehingga ketika pulang ke Indonesia nanti tidak berubah atau terkontaminasi ideologi yang berseberangan. Semoga tetap istiqamah bersama ajaran Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah,” pungkasnya.

 

Penulis: Boy Ardiansyah

Editor: A Habiburrahman


Kediri Raya Terbaru