• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 25 Mei 2022

Madura

Demi Layanan Kesehatan, Klinik NU Pragaan Sumenep Beli Dental Unit

Demi Layanan Kesehatan, Klinik NU Pragaan Sumenep Beli Dental Unit
Dental unit milik NU Pragaan. (Foto: NOJ/Firdausi)
Dental unit milik NU Pragaan. (Foto: NOJ/Firdausi)

Sumenep, NU Online Jatim

Bulan lalu, Klinik NU Pragaan, Sumenep, telah melakukan pananda tanganan perjanjian kerja sama Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tindak Lanjutan (FKRTL) Provider Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Pamekasan. Pengelola membeli dental unit atau alat yang dipakai oleh dokter gigi untuk memeriksa dan menerapi pasien yang mengalami sakit gigi.

 

Ketua Mejelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pragaan, KH A Junaidi Mua’arif mengutarakan, harga seperangkat alat perawatan mulut dan gigi Rp 27 juta. Untuk tenaga medis yang akan menanganinya adalah dokter gigi.

 

“Dengan mengucap syukur alhamdulillah, kami bisa membeli alat ini berdasarkan hasil musyawarah. Insyaallah, poli gigi ini akan bisa beroperasi setelah dokter gigi dan perawat gigi mendapatkan surat izin praktik,” ujarnya saat dikonfirmasi reporter NU Online Jatim, Selasa (09/11) di kantor setempat.

 

Dilanjutkan, dokter gigi yang bertanggung jawab terhadap pelayanan ini adalah drg. Lutfia yang ditemani dua orang perawat gigi.

 

“Bagi warga NU yang memegang kartu KIS, bisa berobat ke sini. Termasuk ketika poli gigi sudah beroperasi nanti. Sedangkan bagi warga NU yang memiliki Kartu Sehat NU, kami gratiskan pengobatannya, sebab Lembaga Amil, Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) yang akan membiayainya, namun bagi pasien rawat jalan saja,” ungkap alumni Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk itu.

 

Tenaga pendidik Pondok Pesantren Al-Ihsan Jaddung itu mengajak kepada warga NU, khususnya pemegang kartu KIS, untuk memproviderkan kartunya ke Klinik NU. Sebab layanan ini berdiri untuk warga, oleh warga, dan dari warga.

 

“Mohon doa dan dukungannya agar poli gigi ini bisa beroperasi sehingga bisa melayani masyarakat secara umum, termasuk Nahdliyin dan Nahdliyat,” tandasnya.


Madura Terbaru