• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 17 Agustus 2022

Tapal Kuda

Kiai Marzuki Ingatkan Pengurus NU Banyuwangi Optimalkan Rumah Sakit

Kiai Marzuki Ingatkan Pengurus NU Banyuwangi Optimalkan Rumah Sakit
KH Marzuki Mustamar, Ketua PWNU Jatim saat turba di kantor PCNU Banyuwangi. (Foto: NU Online Banyuwangi).
KH Marzuki Mustamar, Ketua PWNU Jatim saat turba di kantor PCNU Banyuwangi. (Foto: NU Online Banyuwangi).

Banyuwangi, NU Online Jatim

Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar mengingatkan elemen Nahdliyin di Banyuwangi untuk mengoptimalkan fasilitas kesehatan, khususnya rumah sakit NU.

 

Hal ini disampaikan Kiai Marzuki saat acara turun ke bawah (Turba) yang diadakan PWNU Jatim di kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi, Ahad (07/11) lalu.

 

"Saya minta tolong rumah sakit NU diurusi, sekiranya belum diurusi dan sempurnakan. Bentuk panitia pra pembangunan, panitia pembangunan, alat kesehatan dan medis, juga panitia rekrutmen pegawai dan manajemen," katanya saat menyampaikan arahan di hadapan pegurus NU Banyuwangi.

 

Kiai Marzuki juga mengimbau perwakilan seluruh lembaga dan badan otonom (Banom) NU se-Banyuwangi yang hadir dalam kegiatan tersebut untuk menyisihkan sebagian kecil rezeki agar rumah sakit kedua NU di bumi blambangan bisa segera berdiri.

 

"Dimohon untuk seluruhnya, khususnya Lembaga Amil Zakat Infaq Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) dan Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif untuk melaksanakan kembali kotak amal dan sedekah Jumat yang nantinya beberapa persen yang didapat bisa disumbangkan untuk pembangun RSNU," ujarnya.

 

Kepada hadirin, Kiai Marzuki juga meminta untuk melakukan kaderisasi sejak dini dengan memberikan beasiswa kepada anak-anak yang sudah mulai terlihat potensinya. Selain itu juga memberikan bantuan dan pemberdayaan kepada darul aitam atau panti asuhan.

 

"Program beasiswa dan pemberdayaan ini bisa dilakukan PCNU bersama LAZISNU, pengusaha (donatur) maupun bekerja sama dengan pemerintah kabupaten," ungkapnya.

 

Sebelum mengakhiri arahannya, Kiai Marzuki mengingatkan kepada seluruh hadirin pada acara Turba PWNU Jatim di Banyuwangi ini untuk terus berpegang pada prinsip wasathon atau pertengahan, yakni bisa bersikap adil dan memberi solusi.

 

 

"Kita kader NU harus mampu menyikapi segala persoalan dengan hati-hati. tidak fanatik dan berat sebelah," tandas Kiai Marzuki.


Editor:

Tapal Kuda Terbaru