• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 26 Juni 2022

Matraman

Pemuda 27 Tahun Asal Jombang Jadi Kaprodi Teknik Informatika Unusia Jakarta

Pemuda 27 Tahun Asal Jombang Jadi Kaprodi Teknik Informatika Unusia Jakarta
Ircham Ali. Foto: istimewa
Ircham Ali. Foto: istimewa

Jombang, NU Online Jatim

Sosok Ircham Ali tidak asing bagi aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jombang pada tahun 2016-2017. Sebab, Ircham merupakan Sekretaris Pengurus Cabang (PC) PMII Jombang kala itu.

 

Kini, ia semakin diakui kemampuannya di bidang akademik. Hal itu bisa dilihat dari amanah yang didapatkannya menjadi Ketua Program Studi (Kaprodi) Teknik Informatika Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) Jakarta sejak tanggal 06 November lalu.

 

"Iya kemarin dilantik langsung oleh Bapak H Juri Ardiantoro selaku Rektor Unusia," kata pemuda kelahiran Kabupaten Jombang, 20 November 1994 itu dikutip NU Online Jombang, Ahad (07/11). 

 

Pencapaian Ircham ini tidak sepenuhnya dilalui dengan mulus dan mudah. Sebelumnya, ia melanjutkan studi di program Magister Sistem Informasi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang dengan lulus tepat waktu dan membawa dua publikasi: 1 prosiding (international conference) dan 1 jurnal nasional (SINTA 1).

 

Keduanya adalah scopus. Dilansir dari wikipedia.com scopus adalah pangkalan data pustaka yang mengandung abstrak dan sitiran artikel jurnal akademik. Scopus mengandung kurang lebih 22.000 judul dari 5.000 penerbit, 20.000 di antaranya merupakan jurnal tertelaah sejawat di bidang sains, teknik, kedokteran, dan ilmu sosial (termasuk kesenian dan humaniora).

 

Pangkalan data ini dimiliki oleh Elsevier dan tersedia secara daring dengan model berlangganan. Pencarian di Scopus juga mencakup pencarian pangkalan data paten.

 

"Ya itu modal saya untuk apply di beberapa perguruan tinggi, salah satunya Unusia Jakarta," jelasnya.

 

Dari sebagian perguruan tinggi yang menerimanya, sempat membuat ia dilematis untuk menentukan perguruan tinggi terbaik untuk mengamalkan ilmunya.

 

"Dengan mempertimbangkan banyak hal, dengan minta arahan beberapa dosen semasa S1 maupun S2. Dan tentunya pertimbangan orang tua, serta suara hati. Unusia saya pilih sebagai tempat saya bekerja dan berjuang dalam mengamalkan tri dharma perguruan tinggi," ungkapnya.

 

Pada 1 Februari 2021, ia resmi diterima dan menjadi dosen Teknik Informatika (TI) di Unusia. Pada bulan Maret ia diberi amanah untuk menjadi sekretaris prodi TI di kampus yang sama. 

 

"NU dan Unusia memberikan ruang bagi pemuda untuk menunjukan kreativitasnya. Mungkin itu salah satu hal kenapa saya ditunjuk menjadi ketua prodi TI," ujarnya. 

 

Sementara itu, semasa kuliah di Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang, Ircham sudah berproses di PMII. Ia pernah menjadi ketua komisariat Umar Tamim Unipdu (2015-2016) dan menjadi sekretaris PC PMII Jombang pada tahun 2016-2017.

 

Meskipun menjadi seorang aktivis PMII dan di berbagai organisasi tidak membuat Irham melalaikan kuliahnya. Terbukti, ia lulus sarjana selama empat tahun dan program magister selama dua tahun.

 

Direktur lembaga IT Pengurus Besar (PB) PMII itu berpesan kepada generasi milenial, post millenial (Z) dan generasi alfa, sebagai putra bangsa yg hidup di abad 21 dan era revolusi industri 4.0 dituntut untuk memiliki keahlian, di antaranya kreativitas, berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi.

 

 

"Jadi selagi masih jadi pembelajar hingga kemudian menjadi pengajar pola ini yang harus tetap kita jaga. Bekerja dan mengabdi untuk kemajuan bangsa dan negara. Pemuda Indonesia sangat berpotensi untuk itu," pungkasnya.


Editor:

Matraman Terbaru