• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 3 Oktober 2022

Madura

Lesbumi NU Pamekasan akan Sajikan Pameran Arsip Sejarah Jamiyah

Lesbumi NU Pamekasan akan Sajikan Pameran Arsip Sejarah Jamiyah
Pamflet Kegiatan Lesbumi NU Pamekasan.
Pamflet Kegiatan Lesbumi NU Pamekasan.

Pamekasan, NU Online Jatim 
Pengurus Cabang (PC) Lembaga Seniman Budayawan Muslimin (Lesbumi) Nahdlatul Ulama (NU) Pamekasan akan menggelar berbagai kegiatan budaya dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-60 Lesbumi NU. Di antaranya pameran arsip sejarah NU Kabupaten Pamekasan.
 

Selain itu akan ada pula pameran dan bursa keris, pameran sketsa tokoh-tokoh NU, sarasehan budaya dan pidato kebudayaan, macapat dari Lesbumi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pasean, pentas musik oriental Lora Afnan serta musik Unen-unen dari Tuban.
 

Rentetan kegiatan bertajuk “Merawat Jagad, Meruwat Kebudayaan” ini akan diselenggarakan nanti pada 27 hingga 29 Maret 2022 di Manifesco, Jalmak, Pamekasan.
 

Lora Mohammad Afif Hasan, selaku bidang Manuskrip, Pusaka dan Cagar Budaya Lesbumi NU Pamekasan mengatakan, kegiatan pameran yang akan digelar ini bertujuan merawat budaya dan tradisi NU di wilayahnya. 
 

“Pameran Arsip ini merupakan upaya sederhana kita merawat warisan perjuangan dari para sesepuh. Ini memang merupakan suatu langkah rintisan, arsip-arsip yang kami hadirkan berentang tahun sejak didirikannya NU di Pamekasan khususnya, hingga setidaknya tahun 1992,” tuturnya, Rabu (23/03/2022).
 

Senada dengan hal itu, Galih Pandu Adi, penanggung jawab pameran keris dan pusaka menuturkan, bahwa bidang manuskrip, pusaka dan cagar budaya merupakan bidang khusus di Lesbumi NU Pamekasan yang dibentuk sebagai wujud keseriusan.
 

"Kami beritikad untuk terus-menerus membangun kesadaran sejarah. Melalui pameran keris, kita juga akan mencoba menghadirkan kearifan orang-orang terdahulu dalam menciptakan karya adiluhung yang tak hanya canggih dalam teknologi tempaan namun juga mewariskan nilai filosofis yang kaya," ucapnya. 
 

Sementara Lora Hamdani, Ketua PC Lesbumi NU Pamekasan memaparkan, pihaknya diberi amanah mengemban kebijakan-kebijakan NU di bidang kebudayaan. 
 

Menurutnya, Lesbumi NU telah didirikan dan diresmikan pertama kali pada tahun 1926 di Bandung, Jawa Barat. Kini Lesbumi NU tersebar di seluruh penjuru Nusantara dan ikut serta mengambil peran dalam dinamika seni dan budaya di Indonesia.
 

“Lesbumi NU tidak lahir dari ruang hampa sejarah. Lesbumi NU dicetuskan dalam upaya merespon jaman, bahkan hingga kini," paparnya.
 

Ia berharap, kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sukses tanpa ada rintangan apapun.  
 

 

"Karenanya, kami mengundang seluruh masyarakat Pamekasan khususnya Nahdliyyin guna meramaikan peringatan hari lahir Lesbumi NU nantinya. Guna bersama-sama merefleksikan kembali perjuangan-perjuangan Nahdlatul Ulama di bidang seni dan kebudayaan,” ajak Lora Hamdani. 


Editor:

Madura Terbaru