• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 26 Juni 2022

Madura

NU Jatim: Kiai Fakhri Sosok Pendakwah yang Tidak Kenal Lelah

NU Jatim: Kiai Fakhri Sosok Pendakwah yang Tidak Kenal Lelah
Takziah PWNU Jatim ke Pondok Pesantren Syaikhona Moh Kholil Bangkalan. (Foto: NOJ/istimewa)
Takziah PWNU Jatim ke Pondok Pesantren Syaikhona Moh Kholil Bangkalan. (Foto: NOJ/istimewa)

Bangkalan, NU Online Jatim
Segenap Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur bertakziah ke Pondok Pesantren Syaikhona Moh Kholil Bangkalan atas wafatnya RKH Fakhrillah Schal, Selasa (17/05/2022). KH Robith Fuadi, Wakil Sekretaris PWNU Jawa Timur mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian Rais Syuriah PCNU Bangkalan itu.

 

"Kami sangat kehilangan sosok almarhum Kiai Fakhri. Karena selain sebagai pendakwah yang gigih dan tidak mengenal lelah untuk berjuang di jalan Allah, Kiai Fakhri merupakan Rais Syuriah PCNU Bangkalan. Maka kesedihan kami semakin berlipat, kami berharap keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan bisa meneruskan perjuangannya," ungkapnya.

 

Gus Robith juga menuturkan bahwa perjuangan Kiai Fakhri dalam memperjuangkan agama Allah sangat luar biasa. 

 

"Teladan Kiai Fakhri diantaranya adalah kegigihan dalam memperjuangkan agama Allah. Salah satu anggota keluarganya bercerita, dalam satu hari Kiai Fakhri bisa berkeliling berdakwah sampai 15 tempat," tuturnya.

 

Selain itu, Kiai Fakhri adalah sosok yang dermawan. Almarhum sering membagikan tasbih atau cincin kepada jamaahnya ketika berdakwah. 

 

"Salah satu cara yang diterapkan Kiai Fakhri untuk mengajak orang-orang yang berpaling dari agama adalah dengan membawa beberapa tasbih, cincin, dan barang-barang lain untuk dibagikan kepada jamaahnya ketika pengajian," terangnya.

 

Dan yang ketiga, Kiai Fakhri memiliki tanggung jawab besar sebagai ulama. 

 

"Kiai Fakhri sadar bahwa dirinya memiliki tanggung jawab untuk mengayomi masyarakat, maka dari itu rasa keperihatinan yang dimiliki Kiai Fakhri sangat besar ketika melihat masyarakat sudah menjauh dari agama," katanya.

 

Gus Robith juga menceritakan kedekatan antara PWNU Jawa Timur dengan Kiai Fakhri yang tidak diragukan lagi.

 

"Kita ketahui bahwa Kiai Fakhri adalah salah satu dzurriyah dari Syaikhona Kholil Bangkalan. Kedekatan kami diikat dari berbagai aspek. Diantaranya dari sisi organisasi dan sanad keilmuan yang tersambung dengan Syaikhona Kholil," pungkasnya.


Madura Terbaru