• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 30 Juni 2022

Madura

Wakil Rais NU Sumenep Ajak Perbaiki Diri untuk Berkhidmat

Wakil Rais NU Sumenep Ajak Perbaiki Diri untuk Berkhidmat
Kiai A Munif Subairi saat memberikan materi di acara konsolidasi ranting se-Kecamatan Batang-Batang, Sumenep. (Foto: NOJ/Deki) .
Kiai A Munif Subairi saat memberikan materi di acara konsolidasi ranting se-Kecamatan Batang-Batang, Sumenep. (Foto: NOJ/Deki) .

Sumenep, NU Online Jatim

Wakil Rais Pegurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep Kiai A Munif Zubairi mengingatkan Nahdliyin untuk memperbaiki diri dalam berkhidmat di Nahdlatul Ulama. Hal itu disampaikannya saat silaturahim dan rapat konsolidasi Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) se-Kecamatan Batang-Batang, Sumenep pada Ahad (03/10/2021).

 

Pertama, Pengasuh Pondok Pesantren Nasy'atul Muta'allimin Sumenep itu mengatakan bahwa dalam berhidmat di NU jangan diniatkan untuk memperbaiki NU, tetapi diniatkan untuk memperbaiki diri sendiri. Hal tersebut bertujuan supaya terus berbenah menuju pribadi yang lebih baik. 

 

"Karena diniatkan untuk diri sendiri insyallah akan konsisten selamanya," tuturnya dalam acara yang dipusatkan di kantor PRNU Banuaju Timur kecamatan setempat tersebut. 

 

Kiai Munif sapaan akrabnya melanjutkan, Nahdliyin harus selalu bersyukur atas lahirnya Nahdlatul Ulama karena didirikan oleh seorang ulama yang sangat luar biasa. Menurutnya, bukan sekedar warga NU yang harus berterima kasih terhadap KH Hasyim Asy'ari, terapi seluruh warga Indonesia. "Karena di tangan beliaulah, Pancasila ditetapkan sebagai dasar negara," ungkapnya. 

 

Kedua, Kiai Munif mengingatkan tentang beberapa amaliyah NU yang sudah sering ditinggalkan. Salah satunya shalat sunah dan dzikir sesudah shalat fardhu. Ia mengajak khususnya kalangan pengurus NU untuk tidak lagi meninggalkan amaliyah sehari-hari itu. 

 

"Sekarang sudah banyak yang meninggalkan amaliyah NU seperti shalat sunah dan dzikir sesudah sholat fardu, mari kembali kita budayakan," ucapnya. 

 

Ketiga, Kiai Munif mengajak memperbaiki tata kelola organisasi. Menurut Kiai Munif menata organisasi merupakan ujung tombak kekuatan jamiyah. 

 

 

"Basis warga kita ada di tingkat ranting. Jadi perlu untuk terus menata organisasi di tingkat ranting seperti yang dilakukan pada pertemuan kita kali ini," pungkasnya.

 

Penulis: Moh Khoirus S


Editor:

Madura Terbaru