• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 26 September 2022

Malang Raya

Luar Biasa! Dosen Unisma Temukan Alat Deteksi Dini Bencana

Luar Biasa! Dosen Unisma Temukan Alat Deteksi Dini Bencana
Hadi Apriliawan, penemu alat pendeteksi dini bencana, bersama Maskuri, Rektor Unisma. (Foto: NOJ/Imam Kusnin)
Hadi Apriliawan, penemu alat pendeteksi dini bencana, bersama Maskuri, Rektor Unisma. (Foto: NOJ/Imam Kusnin)

Malang, NU Online Jatim

Luar biasa dan perlu diapresiasi. Hadi Apriliawan, salah satu dosen  Universitas Islam Malang (Unisma) menemukan alat deteksi dini bencana. Penemuan ini dipublikasikan pada Senin (17/01/2022). Alat ini diharapkan bisa menjadi kontribusi Unisma pada masyarakat.

 

Hadi menjelaskan bahwa pembuatan alat ini juga merupakan hasil kolaborasi dengan beberapa instansi. “Kami bekerja sama tripartit antara Unisma, Metro mesin, Unej (Universitas Negeri Jember), kebetulan karena saya dosen di sini, saya punya pabrik, bahan metro mesin itu bergerak di bidang fabrikasi permesinan. Artinya, seperti yang kita buat sekarang alat e-warning system, yakni peringatan bahaya sejak dini,” ujarnya.

 

Banyaknya bencana alam belakangan inilah yang mendorong Hadi dan tim, untuk menciptakan e-warning system. “Sekarang banyak berita di media soal bencana, tanah longsor, gempa, dan sebagainya, inilah yang mendorong kita untuk membuat alat ini,” pungkas Hadi.

 

Maskuri, Rektor Unisma, mengutarakan kebanggaannya atas penemuan ini. Sebab dari penemuan ini di tengah kondisi alam yang tak menentu, IOT bisa jadi salah satu alat yang bisa membantu kesejahteraan dan keselamatan manusia.

 

“Temuan terbaru yang dilakukan dosen kami yaitu Pak Hadi, nanti Pak Hadi bisa bercerita, tentang persoalan ini, kita ketahui bahwa sejalan dengan teknologi informasi bahkan Forum Rektor Indonesia juga sedang mendorong perguruan tinggi, untuk melakukan inovasi guna mendukung desa menuju global, maka teknologi informasi menjadi kebutuhan manusia, termasuk terkait dengan bencana-bencana,” jelasnya.

 

 “Rencananya kami akan kenalkan alat ini ke BMKG juga, agar bisa jadi salah satu instrumen yang bisa digunakan untuk masyarakat,” imbuh Maskuri.


Malang Raya Terbaru