• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 25 Juni 2022

Malang Raya

NU Online Jatim Siap Masifkan Konten Keislaman

NU Online Jatim Siap Masifkan Konten Keislaman
Tangkayan Layar tampilan NU Online Jatim.
Tangkayan Layar tampilan NU Online Jatim.

Malang, NU Online Jatim

Media telah menjadi sebuah konsumsi publik di era digital. Baik media sosial maupun portal website yang menyediakan berbagai informasi. NU Online Jatim selain mengkover agenda ke-NU-an di daerah, peristiwa penting, dan isu hangat kekinian, juga menghadirkan konten keislaman.

 

Pemimpin Redaksi NU Online Jatim, Syaifullah Ibnu Nawawi mengungkapkan, keseharian mengaji kepada kiai bisa dijadikan sebuah konten. Dengan catatan, menyimak materi dengan sungguh-sungguh agar ibaroh  yang disampaikan menjadi tulisan yang baik dan benar.

 

"Kita coba untuk di tahun 2022 ini dengan konten keislaman. Sambil belajar, sambil juga nyambung sanad dengan kiai. Karena sanad kiai pasti nyambung hingga  muallif kitab," katanya saat pertemuan rutin Kontributor NU Online Jatim via Google Meet, Kamis (06/01/2022).

 

Sementara Redaktur Keislaman NU Online Jatim, H Ahmad Karomi menyebutkan, bahwa pada dasarnya konten keislaman bisa dibuat dengan mudah asal mengetahui caranya. 

 

Menurut pria yang juga Sekretaris Pengurus Wilayah (PW) Lembaga Ta’lif wan-Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Jawa Timur ini, menulis konten keislaman bagi pemula bisa diawali dengan pengajian tokoh-tokoh atau kiai muda yang hits.

 

"Maksud saya, mungkin dari tokoh muda atau kiai kampus itu biasanya tema yang dibahas aktual dan kekinian, maka anda bisa belajar dari itu terlebih dahulu. Misal pandangan tentang Crypto dan lain sebagainya," ungkap H Karomi.

 

Di lain sisi, Redaktur Pelaksana NU Online Jatim Romza menuturkan, bahwa penjelasan soal Konten Keislaman dimaksud diharapkan bisa memberikan pemahaman bagi pewarta untuk menulis konten keislaman.

 

Sebab, selama ini belum banyak yang menulis keislaman, seperti pembahasan terkait kajian kitab yang dilakukan di sejumlah pondok pesantren. Bahkan, tidak tertutup kemungkinan pengajian kitab yang disiarkan melalui kanal yuotube atau media sosial lainnya.

 

"Silahkan nanti bisa diambil (menulis keislaman), termasuk hasil Bahtsul Masail tidak apa-apa," ungkap Romza.

  

Diketahui, NU Online Jatim selain memuat konten keislaman juga memuat khutbah, tokoh, hingga rehat. Bila menginginkan konten segar dengan joke-joke atau kisah lucu yang menjadi ciri khas kalangan Nahdliyin bisa mampir ke Nusiana.


Malang Raya Terbaru