• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 5 Desember 2022

Malang Raya

Pasca Pengukuhan PBNU, Kiai Marzuki Optimis Perkembangan NU

Pasca Pengukuhan PBNU, Kiai Marzuki Optimis Perkembangan NU
Ketua PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar. (Foto: NOJ/ Moch Miftachur Rizki)
Ketua PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar. (Foto: NOJ/ Moch Miftachur Rizki)

Malang, NU Online Jatim

Pengukuhan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2022-2027 telah dilaksanakan, Senin (31/01/2022) kemarin. Kegiatan dipusatkan di Balikpapan Sport and Convention Center (Dome), Kalimantan Timur.

 

Pengukuhan ini dihadiri hampir seluruh elemen masyarakat, termasuk beberapa Kementerian Republik Indonesia. Namun, karena sedang masa pandemi kegiata dilaksanakan secara terbatas. Sejumlah unsur dan tokoh NU mengikuti acara secara daring, termasuk Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar.

 

Kiai Marzuki mengikuti prosesi pengukuhan secara daring saat perjalanan menuju Peringatan Harlah ke-96 NU sekaligus peluncuran TAJmart, TAJorganik, NU Pakis TV yang dilaksanakan oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pakis, Malang, Senin (31/01/2022).

 

Ia menyampaikan, bahwa dirinya mengaku optimis akan kemajuan dan perkembangan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2022-2027.

 

"Kami optimis sekali melihat Gus Yahya Cholil Staquf, Kiai Miftachul Akhyar, serta Presiden RI Joko Widodo yang menyampaikan paparan dengan nyaman dan santai. Ini merupakan sinyal bahwa NU semakin didukung seluruh pihak, serta memungkinkan NU untuk terus bersatu," kata Kiai Marzuki kepada NU Online Jatim.

 

Kiai Marzuki juga mendoakan agar NU terus bersinergi dengan seluruh elemen yang ada, termasuk dengan unsur pemerintah. "Karena sejatinya, Nusantara itu NU-nya adalah NU, San-nya Santri, Ta-nya TNI-Polri, dan Ra-nya itu Rakyat. Itu harus menyatu," imbuhnya.

 

Disinggung mengenai kerja sama PBNU dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Kementerian Kelautan dan Perikanan, pihaknya mengaku masih menunggu arahan dari PBNU.

 

"Kami menunggu arahan dari PBNU, di PWNU harus berbuat apa. Peran kami untuk mensukseskan program tersebut dan diteruskan kepada PCNU-PCNU," tambah Kiai Marzuki.

 

Pengasuh Pondok Pesantren Sabilurosyad Gasek tersebut juga menuturkan, bahwa sejatinya sinergi dan kolaborasi harus terus dilakukan.

  

"Yang di atas (pemerintah dan PBNU) menjalin kerja sama, dan yang bawah (PWNU-PCNU) mengeksekusi. Kalau itu terus dilakukan, maka NU akan berkembang pesat," pungkasnya.


Malang Raya Terbaru