• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 1 Oktober 2022

Matraman

Bekali Kemampuan Diri, Banser Belajar Totok Sapu Jagat di Ponorogo

Bekali Kemampuan Diri, Banser Belajar Totok Sapu Jagat di Ponorogo
Pelatihan Totok Sapu Jagat yang diadakan Banser Husada Kabupaten Ponorogo, Ahad (13/ 09). (Foto : NOJ/ Erwin Suganda).
Pelatihan Totok Sapu Jagat yang diadakan Banser Husada Kabupaten Ponorogo, Ahad (13/ 09). (Foto : NOJ/ Erwin Suganda).

Ponorogo, NU Online Jatim

Kemampuan dalam bidang kesehatan tentu dibutuhkan. Selain untuk pengetahuan dirinya juga untuk bekal membantu mengatasi permasalahan kesehatan yang dialami orang lain.

 

Termasuk keterampilan terapi kesehatan. Tentu dibutuhkan guna membantu yang membutuhkan, terutama saat aksi-aksi kemanusiaan. Seperti yang biasa dilakukan kader Banser.

 

Untuk itulah, Banser Husada (Basada) Kabupaten Ponorogo melaksanakan pelatihan terapi totok sapu jagat di kompleks kampus Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo, Ahad (13/09).

 

Samsul Ma'arif, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Ansor Ponorogo mengaperesiasi inisiasi kegiatan yang dilaksanakan kader Banser Husada. Menurutnya, dalam situasi apapun Banser diharapkan tetap melaksanakan tugasnya sebagai benteng ulama dan negara secara maksimal. Termasuk dalam dunia kesehatan.

 

"Terbukti dalam hal ini peserta sangat antusias dengan adanya pelatihan totok sapu jagad ini," kata Samsul.

 

Sementara itu, Aziz Yustiawan, Kepala Satuan Khusus Banser Husada Ponorogo mengatakan, pelatihan yang diadakan bertujuan untuk menambah wawasan bagi anggota Banser dan masyarakat umum dalam bidang pengobatan tradisional. Diharapkan, nantinya dapat membantu sesama manusia yang membutuhkan dengan standar pengobatan terapi.

 

Dalam kegiatan ini, panitia menghadirkan M. Andik Hartanto, trainer internasional Indonesia-Malaysia sebagai pemateri. M Andik Hartanto juga merupakan pengurus Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Kabupaten Nganjuk,

 

"Untuk peserta ada 70 orang berasal dari Malang, Pasuran, Surabaya, Lamongan, Solo, Pacitan dan Sekaresidenan Madiun. Sedangkan yang mendominasi peserta dari Ponorogo sendiri," ungkap Aziz.

 

Agus Susanto, salah satu peserta palatihan mengungkapkan, dirinya penasaran dengan metode pengobatan terapi totok sapu jagad. Sebab, ketika sudah memahami ilmunya bisa membantu orang yang membutuhkan. "Itu motivasi saya untuk mengikuti pelatihan ini sebagai kader Ansor dan kader Banser," ujarnya.

 

Sekilas tentang Totok Sapu Jagat

Totok sapu jagat ini sifatnya seluruh tubuh, tidak hanya beberapa titik fisik. Nanti ada tambahan totok kejantanan.
 

Totok sapu jagat mengarah pada 3 metode : totok jari, totok getar, dan totok getar terpadu (pijat kombinasi.

 

Totok jari merupakan ilmu pengobatan yang sudah lama sekali. Di Indonesia ilmu totok tradisional sudah lama dikenal dan diajarkan turun-temurun dan biasanya diajarkan dalam perguruan bela diri.


Totok jari adalah sebuah metode terapi pengobatan dengan menggunakan jari dengan cara menekan ke titik bagian tubuh dalam waktu tertentu.

 

Totok getar adalah metode penotokan dengan jari atau selain jari dengan cara menekan dan menggetarkan ke titik bagian tubuh dalam waktu tertentu.

 

Totok terpadu adalah sebuah teknik dalam terapinya memadukan beberapa teknik totok dan pijat yang dilakukan pada seluruh tubuh.

 

Editor : Romza


Editor:

Matraman Terbaru