• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 18 Mei 2022

Matraman

Bupati Ponorogo Salurkan Bantuan untuk Santri di Tiga Pesantren

Bupati Ponorogo Salurkan Bantuan untuk Santri di Tiga Pesantren
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko menyerahkan bantuan kepada santri. (Foto: NOJ/ Zen Muhammad).
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko menyerahkan bantuan kepada santri. (Foto: NOJ/ Zen Muhammad).

Ponorogo, NU Online Jatim

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko menyalurkan bantuan sembako bagi santri yang terdampak pandemi Covid-19 di tiga pondok pesantren (Ponpes), Kamis (02/12/2021). Dalam penyaluran bantuan ini, Bupati Sugiri bersama pengurus Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Ponorogo.

 

Tiga Ponpes tersebut yakni Nurul Qur'an Pakunden, Al-Barokah Mangunsuman dan Ittihadul Ummah Jarak'an.

 

Usai penyerahan secara simbolis kepada perwakilan santri, Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Ponorogo, KH Sholihan Al Hafidz sekaligus pengasuh Ponpes Nurul Qur'an mengatakan, penyaluran bantuan yang dilakukan Bupati Sugiri merupakan bagian dari rangkaian Hari Santri Nasional (HSN). Karena HSN sangat panjang sekali, mulai pra hingga sesudah hari santri.

 

"Memang pas, musim-musim pandemi ada kepedulian Pemkab kepada para santri. Termasuk penyaluran sembako pada santri yang terdampak pandemi," katanya. 

 

Sementara itu, Bupati Sugiri mengungkapkan, pihaknya tidak bisa memberikan banyak bantuan untuk pesantren. 

 

"Yang di Pulung itu, Ibu-ibu PKK rata setiap desa. Pokoknya kita berbagi, jumlahnya agak lumayan besar, tapi kita pecah-pecah," jelasnya. 

 

Ketua PC GP Ansor Ponorogo, Syamsul Ma'arif menambahkan, kegiatan tersebut sebagai wujud syukur sebagai santri dan sebagai ajakan kepada semua agar bergandengan tangan mengatasi pendemi Covid-19. 

 

 

"Antar santri dengan santri lainnya, kelompok dengan kelompok lainnya, maupun antara masyarakat dengan pemerintah," ujarnya. 


Editor:

Matraman Terbaru