• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 29 Juni 2022

Matraman

Fatayat NU Madiun Bakal Kelola Bank Sampah di Pesantren

Fatayat NU Madiun Bakal Kelola Bank Sampah di Pesantren
Kader Fatayat NU Kabupaten Madiun saat mengikuti orientasi pendampingan Ponkestren oleh Dinkes setempat. (Foto: NOJ/Mirna NA).
Kader Fatayat NU Kabupaten Madiun saat mengikuti orientasi pendampingan Ponkestren oleh Dinkes setempat. (Foto: NOJ/Mirna NA).

Madiun, NU Online Jatim

Sejak tahun 2019, Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Madiun terlibat dalam program pendampingan Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) yang dicanangkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun. Salah satu programnya ialah pengelolaan bank sampah di pesantren.

 

Untuk itu, sebanyak 20 kader Fatayat NU Madiun yang telah terpilih menjadi pendamping Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) mengikuti orientasi pendampingan. Kegiatan dipusatkan di gedung pertemuan Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Rabu (01/09/2021).

 

"Kami sangat berterima kasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun yang sejak 2019 telah melibatkan Fatayat NU dalam pendampingan kesehatan santri," kata Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Madiun, Ummu Habibah.

 

Menurut Ummu, Fatayat NU sebagai organisasi yang juga bergerak di bidang kesehatan dan lingkungan hidup perlu turut aktif dalam program tersebut. Oleh karenanya, dalam pendampingan Poskestren tersebut Fatayat NU akan mengkolaborasikannya dengan salah satu programnya yaitu bank sampah.

 

“Dengan ini, saya berharap setiap pondok pesantren yang didampingi oleh Fatayat NU akan terbentuk bank sampah,” imbuhnya.

 

Dirinya menambahkan, melalui pendamping Ponkestren tersebut pihaknya akan mensosialisasikan pengelolaan sampah di pesantren. “Sampah yang layak jual bisa difasilitasi penjualannya oleh bank sampah Fatayat NU," terang Ummu.

 

Selain itu, pendamping Poskestren juga melakukan pemeriksaan kesehatan santri, meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, tekanan darah, dan lain sebagainya.

 

“Bahkan, juga dilakukan sosialisasi untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di pesantren,” pungkasnya.

 

Editor: A Habiburrahman


Matraman Terbaru