• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 3 Desember 2022

Matraman

Innalillahi, Mursyid Sekaligus Mustasyar NU di Trenggalek Wafat

Innalillahi, Mursyid Sekaligus Mustasyar NU di Trenggalek Wafat
Kiai Fathul Ajib, Mustasyar MWCNU Kecamatan Munjungan semasa hidupnya. (Foto: NOJ/ Zainul Muttaqin).
Kiai Fathul Ajib, Mustasyar MWCNU Kecamatan Munjungan semasa hidupnya. (Foto: NOJ/ Zainul Muttaqin).

Trenggalek, NU Online Jatim

Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek kembali berduka. Tepat pada tanggal 17 Agustus 2021 pukul 11.00 WIB, Kiai Fathul Ajib, Mustasyar MWCNU Kecamatan Munjungan wafat. Sebelumnya, H M Taslim Wakil Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Munjungan juga meninggal dunia.

 

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, baru saja, telah pulang ke Rahmatullah, beliau Romo Yai Fathul Ajib di Kediaman, semoga husnul khotimah,” kata Mujiharto, Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) MWCNU Munjungan.

 

Pak Muji menuturkan bahwa selain sebagai Mustasyar MWCNU Kecamatan Munjungan, almarhum juga merupakan alumni Pondok Pesantren Al-Islahiyah Mayan, Mojo, Kediri dan Pondok Pesantren Sukorejo, Blitar.

 

“Beliau berperan sebagai sesepuh di Mustasyar MWCNU Munjungan, pernah nyantri di Ponpes Al-Islahiyah, Mayan dan Pondok Sukorejo, Blitar,” ujar Ketua Ranting NU 1 Munjungan itu.

 

Selain itu, papar Pak Muji, Kiai Fathul Ajib juga merupakan Mursyid Thariqah Naqsabandiyah yang telah berbai’at di Pondok Pesantren Jurang Uluh, Baran, Kediri.

 

“Beliau juga merupakan Mursyid Thariqah Naqsabandiyah yang berbai’at di Pondok Pesantren Jurang Uluh, Baran, Kediri,” imbuhnya.

 

Pak Muji berpesan kepada para generasi muda NU agar senantiasa meneruskan perjuangan dan pengabdian orang-orang seperti almarhum di lingkungan Masyarakat. Terlebih di lingkungan NU sampai akhir hayatnya.

 

 

“Untuk kalian generani penerus perjuangan NU, kalian harus siap meneruskan perjuangan dan pengabdian beliau. Beliau sudah berkhidmah di NU sekian lamanya sampai akhir hayatnya,” pungkas Pak Muji.

 

Penulis          : Zainul Muttaqin

Editor             : Romza


Editor:

Matraman Terbaru