• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 10 Desember 2022

Matraman

Ketua Takmir Masjid NU Ponorogo Wafat, Begini Kiprahnya di Bumi Reog

Ketua Takmir Masjid NU Ponorogo Wafat, Begini Kiprahnya di Bumi Reog
Prosesi pemakaman almarhum KH Cholid Ridwan. (Foto: NOJ/ Yoga).
Prosesi pemakaman almarhum KH Cholid Ridwan. (Foto: NOJ/ Yoga).

Ponorogo, NU Online Jatim

KH Cholid Ridwan, Ketua Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (NU) Ponorogo diketahui wafat, Jumat (24/10/2020) malam. Almarhum KH A Kholiq Ridwan meninggal dunia dengan meninggalkan berbagai kiprahnya di NU.

 

Almarhum diketahui wafat sekira pukul 21:00 WIB di rumah duka JL Sultan Agung Kabupaten Ponorogo. Setelah sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit di Solo akibat sakit yang dideritanya.

 

Selanjutnya, sekira di Pukul 09:00 WIB, Sabtu (25/10/2020), almarhum dimakamkan di Makam Ngotok, Surodrikaman Ponorogo. Seluruh keluarga, Pengurus Cabang NU (PCNU) Ponorogo dan warga nahdiyin terlihat berkaca-kaca menyaksikan almarhum dikebumikan.

 

KH Lutfi Hadi Aminudin, Sekertaris PCNU mengatakan, KH A Kholiq Ridwan merupakan salah satu pejuang yang lama berkiprah di NU. "Beliau tercatat pernah menjadi pengurus NU. Seperti di Lembaga Dakwah NU (LDNU), Mustasyar PCNU, imam dan Ta'mir Masjid NU," katanya kepada NU Online jatim usai menghadiri pemakaman.

 

Kiai Lutfi mengungkapkan, KH A Kholiq Ridwan adalah sesosok yang mencurahkan aktivitas serta kehidupannya untuk NU. Bahkan juga sempat memimpin kepengurusan perguruan tinggi NU. "Dulu namanya Yayasan Batoro Khatong, yang menaungi Institute Agama Islam Sunan Giri (INSURI)," terangnya.

 


 

Kiai Lutfi melanjutkan, KH A Kholiq Ridwan merupakan santri Ponpes Darul Ulum, Peterongan, Jombang. "Santrinya Kiai Tamim (Mbah Romli Tamim)," paparnya.

 

Sementara itu,  Ahmad Sabila Rosyad, cucu KH Choliq menambahkan, kakeknya adalah sosok panutan. Almarhum kepada cucunya selalu mengajarkan istiqamah ibadah, berdzikir dan bersedekah.

 

"Saat senggang, selalu berdzikir dan keluarga saya selalu dipesankan untuk selalu bersedekah," ungkapnya.

 

Editor: Romza


Editor:

Matraman Terbaru