• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 26 Juni 2022

Matraman

Khofifah ke Nganjuk, Emak-emak Muslimat NU Luapkan Kangen

Khofifah ke Nganjuk, Emak-emak Muslimat NU Luapkan Kangen
Emak-emak Muslimat NU Nganjuk usai bertemu Khofifah Indar Parawansa. (Foto: NOJ/M Nazar Afandi)
Emak-emak Muslimat NU Nganjuk usai bertemu Khofifah Indar Parawansa. (Foto: NOJ/M Nazar Afandi)

Nganjuk, NU Online Jatim

Pandemi Covid-19 yang berlangsung hampir dua tahun membuat banyak kegiatan yang semestinya dilaksanakan secara langsung terhambat. Tak terkecuali Muslimat Nahdlatul Ulama. Karena itu, begitu Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawana hadir ke acara organisasi tersebut di Kabupaten Nganjuk, Rabu (29/09/2021), emak-emak Muslimat NU langsung meluapkan kangen.

 

Pantauan NU Online Jatim di lokasi, kedatangan Khofifah Nganjuk disambut hangat oleh Ketua PC Muslimat NU Nganjuk Minarni Muhaimin. Ada sepuluh anggota yang hadir menyambut Khofifah Indar Parawansa di wilayah Nganjuk. Mereka mengungkapkan perasaan kangen secara langsung.

 

“Kita kangen Ibu Khofifah, sudah lama tidak ketemu,” ungkap Minarni Muhaimin, Ketua PC Muslimat NU Nganjuk.

 

Minarni mengagumi inovasi yang dilakukan Khofifah dalam memimpin Jawa Timur. Di antaranya layanan ‘SmartCard dan Cashless Transaction’ untuk kendaraan Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP).

 

“Kita mendengar bahwa sistem pembayaran kartu di terminal tipe B Nganjuk ini pertama secara nasional,” ujar Minarni.

 

Kepada Khofifah, Minarni menyampaikan bahwa Muslimat NU Nganjuk kini sudah memiliki gedung klinik kesehatan. Namun, klinik tersebut belum beroperasi karena beberapa kendala. Karena itu ia ingin menyampaikan itu panjang lebar dan menemukan solusi bila diberi kesempatan bersilaturrahim lebih lama.

 

Di masa pandemi ini, Minarni berharap bisa mendapatkan arahan pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan dari Khofifah, karena kader Muslimat di Nganjuk banyak yang kondisi ekonominya menengah ke bawah.

 

Di antara rombongan perempuan yang mengenakan baju batik berwarna hijau muda tersebut, terdapat Yayuk Winarti. Dia adalah jurnalis yang biasanya mengawal pemberitaan salah satu badan otonom di NU tersebut.
 
“Saya ini kan sebagai jurnalis Muslimat NU Nganjuk. Jadi kalau ada kegiatan Muslimat NU, termasuk yang berkaitan dengan Khofifah selaku Ketua Umum Muslimat, itu mesti saya datang meliput,” kata Yayuk Winarti, Bidang Media dan Publikasi Muslimat NU Nganjuk saat ditemui NU Online Jatim.
 
Rombongan Muslimat NU Nganjuk ini, kata Yayuk, hadir dalam rangka mengawal kedatangan Khofifah Indar Parawansa. Meskipun informasi kehadiran diketahui mendadak, namun pihaknya masih bisa hadir. 

 

“Kita mengawal Ibu Khofifah di sini,” ungkapnya.
 
Disampaikannya bahwa tidak mudah bagi pengurus Muslimat NU bisa terlibat dan meliput kegiatan Khofifah. Apalagi yang bersangkutan sebagai orang nomor satu di Jatim.

 

“Nasib jurnalis (Muslimat NU, red), untuk mendapatkan foto dari jarak dekat harus berjibaku dengan para pengawal dan jurnalis lain,” ungkapnya.
 

 

Penulis: M Nazar Afandi


Matraman Terbaru