• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 1 Oktober 2022

Matraman

Ning Wihda Pacitan Ulas Esensi Berpenampilan Cantik

Ning Wihda Pacitan Ulas Esensi Berpenampilan Cantik
Ning Wihda Herolza Putri (pegang mik), saat Shalawatan dan Bincang Santai BEM Ma'had Aly Al-Tarmasi, Pacitan. (Foto: NOJ/ Anwar Sanusi)
Ning Wihda Herolza Putri (pegang mik), saat Shalawatan dan Bincang Santai BEM Ma'had Aly Al-Tarmasi, Pacitan. (Foto: NOJ/ Anwar Sanusi)

Pacitan, NU Online Jatim
Pengasuh Pondok Pesantren Al Fattah Kikil, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Ning Wihda Herolza Putri mengatakan berpenampilan cantik tujuan utamanya untuk menghormati ciptaan tuhan.


Penegasan tersebut dikatakan saat acara Shalawatan dan Bincang Santai Menteri Pemberdayaan Wanita Badan Eksekutif Mahasantri (BEM) Ma'had Aly Al-Tarmasi. Kegiatan tersebut dipusatkan di Auditorium Ma'had Aly Al-Tarmasi, Pacitan, Sabtu (06/08/2022).


“Cantik itu kalian niatkan hanya untuk ‘saya menghargai diri saya’ atau ‘saya menghargai ciptaan Tuhan’. Tapi dengan catatan tidak berlebihan dan menimbulkan fitnah,” katanya.


Ia mengungkapkan, menutup aurat hendaknya didahulukan sebelum memperbaiki akhlak. “Kalau kalian memperbaiki akhlak dulu tapi tetap mengumbar aurat, bagaimana jadinya? Karena jika sudah menutup aurat, akhlak otomatis akan mengikuti,” ungkapnya.


Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Al Fattah Kikil ini berpendapat tentang pentingnya bagi perempuan untuk meningkatkan keilmuan dan pengetahuannya. Menurutnya, setiap perempuan kelak menjadi madrasah pertama bagi putera dan putrinya.


“Perempuan jika berilmu maka tidak akan disepelekan oleh laki-laki. Begitu juga jika sering menebar aura positif, murah senyum, dan ceria, maka aura kecantikan akan terpancar dengan sendirinya,” katanya.


Sementara Ning Atiyya Zabrozad mengatakan, cantik itu tidak harus berdandan, tetapi bisa menjadikan seseorang percaya diri. Menurutnya, penampilan itu penting, namun tidak kalah penting seseorang itu cantik dari dalam.


“Cantik itu kita harus bisa menebar aura baik. Maksudnya, kita cantik karena perlakuan kita. Begitu juga cantik dan menarik yang multitafsir dengan konsep khairul umuri ausatuha dalam ber-make up, tidak berlebihan,” terangnya.


Putri Pengasuh Perguruan Islam Pondok Tremas KH KRT Luqman Harist Dimyathi tersebut menjelaskan, kecantikan tidak hanya terpaku pada penampilan. Tetapi menurutnya, cantik yang sebenarnya ialah mampu membawa manfaat kepada orang lain.


“Cantik adalah ketika wanita mampu menyadari betapa berharganya dirinya dan apa yang ia punya. Jangan sampai kita terhalang melakukan sesuatu karena sesuatu yang tidak penting. Cantik tidak harus menor dan mengikuti trend,” pungkasnya.


Matraman Terbaru