• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 13 Agustus 2022

Matraman

Tambah Wawasan, Fatayat NU di Madiun Rutin Ngaji Kitab Kuting

Tambah Wawasan, Fatayat NU di Madiun Rutin Ngaji Kitab Kuting
Kegiatan ngaji kitab kuning yang rutin dilaksanakan PAC Fatayat NU Geger, Kabupaten Madiun. (Foto: NOJ/ Mirna Nur Aisyah).
Kegiatan ngaji kitab kuning yang rutin dilaksanakan PAC Fatayat NU Geger, Kabupaten Madiun. (Foto: NOJ/ Mirna Nur Aisyah).

Madiun, NU Online Jatim

Pimpinan Anak Cabang ( PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Geger Kabupaten Madiun menggelar ‘Ngaji Bareng’ KH Ibnu Abas Thohir Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Mlaten Desa/ Kecamaten Geger Kabupaten Madiun. Kegiatan yang dilaksanakan rutin pada hari Rabu pertama setiap bulan ini digelar di gedung Muslimat NU Kecamatan Geger, Rabu (02/12/2020).

 

Kegiatan ini diikuti oleh semua pengurus PAC dan  Ranting Fatayat NU se-kecamatan Geger. "Kegiatan ngaji bareng ini diawali dengan semaan Al-Qur’an yang dibaca per juz oleh pengurus PAC." kata Ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Geger, Hj Zumrotul Masruroh.

 

Ibu dua anak ini juga menuturkan, semaan Al-Qur’an dilaksanakan sejak pukul 13.00 WIB yaitu satu jam sebelum acara dimulai agar kegiatan ngaji kitab kuningnya bisa tepat waktu.

 

"Kami melaksanakan kajian rutin kitab Arba'u Rosail untuk menambah keilmuan dan wawasan. Selain itu kajian kitab kuning juga untuk melestarikan budaya NU," tutur Nyai Ruroh.

 

Kitab Arba'u Rosail berisi ulasan tentang hal-hal yang berkaitan dengan shalat. Kitab ini adalah karya Al 'Allamah Al-Imam Ahmad bin Zaini Dahlan.

 

KH Ibnu Abas Thohir menjelaskan, apabila seseorang ingin memperoleh kebaikan dan barokah dari Allah, maka harus melaksanakan shalat tepat pada waktunya. Selain itu, harus melaksanakan shalat secara istiqamah. Apalagi jika shalatnya berjamaah.

 

"Barokah itu tidak harus uangnya banyak, sawahnya luas atau perhiasannya banyak. Tapi yang dinamakan barokah itu adalah setiap perkara yang menambah ketaqwaan kita kepada Allah," jelas Gus Ib.

 

 

Para jamaah mengikuti pengajian ini dengan khidmah. "Alhamdulillah saya senang dengan adanya kajian kitab ini, karena bisa tholabul ilmi," kata Ulya Aufa Kifayati, salah seorang pengurus PAC Fatayat NU Kecamatan Geger.

 

Ulya juga mengatakan dengan adanya kegiatan rutin ini dapat mempererat tali silaturahmi diantara pengurus dan semua anggota Fatayat.

 

Penulis : Mirna Nur Asyiah

Editor: Romza


Editor:

Matraman Terbaru