• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 25 Mei 2022

Metropolis

Alhamdulillah, Seluruh Jatim Kini Zona Kuning Covid-19

Alhamdulillah, Seluruh Jatim Kini Zona Kuning Covid-19
Peta sebaran Covid-19 di seluruh Jatim berada di Zona Kuning. (Foto: Pemprov Jatim).
Peta sebaran Covid-19 di seluruh Jatim berada di Zona Kuning. (Foto: Pemprov Jatim).

Surabaya, NU Online Jatim

Alhamdulillah, seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur kini zona kuning atau resiko rendah dalam persebaran Covid-19. Keterangan ini berdasarkan update Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur per tanggal 15 September 2021, yang bersumber dari Dinas Kesehatan provinsi setempat.

 

Tentu, capaian ini membuat lega sejumlah kalangan. Salah satunya ialah Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Pihaknya mengaku bersyukur dengan hal ini, sebab disaat yang sama positivity rate Jawa Timur mencapai 1,85 persen.

 

“Alhamdulillah, ini adalah rekor terendah di Jatim selama pandemi Covid-19,” ujarnya melalui keterangan yang diterima NU Online Jatim, Kamis (16//09/2021).

 

Gubernur Khofifah pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mempertahankan pencapaian ini. Hal tersebut agar penyebaran Covid-19 di Jawa Timur khususnya, dan Indonesia umumnya, segera berakhir.

 

“Mari kita pertahankan capaian ini dengan patuhi protokol kesehatan (prokes) dan percepat vaksinasi,” imbuhnya.

 

Pencapaian ini salah satunya karena semakin digalakkannya percepatan vaksinasi di Jawa Timur. Berdasarkan data vaksin.kemkes.go.id per tanggal 15 September 2021 pukul 19.30 WIB, sebanyak 31.826.206 dosis vaksin telah disalurkan kepada warga.

 

Rinciannya, sebanyak 12.143.644 atau 38,16 persen warga telah menerima suntik vaksin dosis pertama, sedang warga yang disuntik vaksin dosis kedua mencapai 6.536.586 jiwa atau 20,56 persen.

 

Sedangkan warga yang melakukan Swab PCR sebanyak 2.743.564, dan sebanyak 2.264.790 warga telah melakukan Rapid Antibody dan Swab Tes Antigen.


Metropolis Terbaru