• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 19 Agustus 2022

Metropolis

Dokter RSI Unisma Jelaskan Pelayanan Rehabilitasi yang Baik

Dokter RSI Unisma Jelaskan Pelayanan Rehabilitasi yang Baik
Pelayanan pasien. (Foto: NOJ/Salsabila)
Pelayanan pasien. (Foto: NOJ/Salsabila)

Surabaya, NU Online Jatim
Dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi RSI Unisma, Dr Eko Nugroho menjelasan tentang bagaimana cara pelayanan rehabilitas dengan baik, Jum’at (05/08/2022). Menurutnya penanganan pada rehabilitasi merupakan suatu bagian yang terpenting. 

 

“Menangani rehabilitasi pada bagian organ tubuh manusia adalah suatu hal yang terpenting. Terlebih lagi, dengan adanya rehabilitasi yang mempunyai tujuan untuk memulihkan kembali fungsi organ tubuh pasien seperti pada penderita stroke yang nantinya agar dapat beraktivitas kembali dalam kehidupan sehari-sehari,” jelasnya. 

 

Ia mengatakan bahwa terdapat beberapa pasien yang mempunyai gangguan fungsi organ seperti stroke, pelo, autisme, dan tumbuh kembang pada anak. Ketika seseorang mengalami gangguan fungsional, maka diperlukannya untuk melakukan rehabilitasi.

 

“Seperti pasien yang tidak bisa berjalan, sehingga untuk memulihkannya lagi diperlukan rehabilitasi. Kemudian, pasien pada gangguan pelo, tumbuh kembang juga dapat dilakukan dengan terapi. Tetapi pada gangguin anak yang paling sulit adalah autis. karena gangguan ini selain tidak bisa bicara, anak juga kesulitan untuk berkomunikasi. Dan setelah dilakukannya rehabilitasi, pasien dapat disembuhkan walaupun tidak sepenuhnya total tetapi pda penyakit tersebut bisa memudahkan pasien untuk mandiri. Karena pasien harus dilatih dan obat pun tidak ada,” katanya.  

 

Dirinya mengungkapkan peran orang tua maupun keluarga dalam proses rehabilitas merupakan suatu hal yang sangat penting. Dalam hal ini, pengetahuan lebih pada orang tua tentang penyakit yang diderita oleh pasien sangat diperlukan dan nantinya akan diberikan dukungan penuh dengan harapan pasien pada gangguan fisik tersebut mempunyai kepercayaan diri untuk sembuh kembali.    

 

“Pada saat ini, khususnya orang tua maupun keluarga pasien harus ikut pintar untuk mengetahui penyakit. Seperti orangtua harus browsing ke internet dan mencari tahu tentang kondisi penyakit yang dialami pada pasien. Tidak hanya itu, dukungan penuh juga harus diberikan, misal dengan mengantar dan menyediakan waktunya untuk melakukan rehabilitas. Oleh karena itu, orang tua maupun keluarga harus telaten,” ungkapnya.   

 

Dokter Eko memberikan pesan bahwa pada era tahun ini kemajuan ilmu kedokteran sudah setara dengan kemajuan di negara-negara maju lainnya. Oleh karena itu, setiap pasien yang mengalami penyakit pada gangguan fisik dapat dimudahkan dengan beberapa akses seperti adanya rehabilitasi ini. 

 

“Akses ini harus kita manfaatkan, jadi tidak ada lagi alas an untuk tidak berobat dan berbagai asuransi pun sudah banyak disediakan oleh pemerintah, yang nantinya dapat memudahkan kita dalam berobat,” pesannya.

 

Penulis: Salsabila


Metropolis Terbaru