• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 19 Agustus 2022

Pendidikan

Hospital Visit, Cara RSI Unisma Edukasi Kesehatan tingkat Pelajar

Hospital Visit, Cara RSI Unisma Edukasi Kesehatan tingkat Pelajar
Hospital Visit, cara RSI Unisma adukasi tentang kesehatan tingkat pelajar. (Foto: NOJ/Humas)
Hospital Visit, cara RSI Unisma adukasi tentang kesehatan tingkat pelajar. (Foto: NOJ/Humas)

Malang, NU Online Jatim
Rumah Sakit Islam (RSI) Universitas Islam Malang (Unisma) melaksanakan kegiatan Hospital Tour. Kegiatan rutin ini digelar untuk mengenalkan dan mengedukasi masyarakat khususnya pelajar perihal pelayanan rumah sakit dan pengetahuan tentang kesehatan, Kamis (04/08/2022).


Manager Pelayanan Hukum, Humas dan Pemasaran RSI Unisma, Ns. Agung E. Rahmawan mengatakan, kegiatan hospital visit ini direncanakan secara berkala dengan target satu tahun bisa terselenggara dua hingga tiga kali.


"Targetnya 100 anak, dimana dimulai dari 45 anak dan tetap menjalankan protokol kesehatan dengan ketat," katanya.


Menurutnya, sejumlah siswa yang datang mendapatkan materi terkait kesehatan gigi dari dokter spesialis kesehatan gigi anak dan tim PPI RSI Unisma yang memberikan materi mengenai tata cara mencuci tangan yang benar.


“Kegiatan hospital visit diharapkan dapat menambah pengetahuan siswa khususnya tentang bagaimana merawat gigi yang baik,” terangnya.


Dijelaskan, edukasi kesehatan gigi sejak usia dini akan memberikan kebiasaan baik anak untuk selalu menjaga kesehatan gigi. Hospital visit ini  juga dapat memberikan pemahaman kepada anak bahwa rumah sakit bukanlah tempat yang menakutkan, tetapi juga bisa menyenangkan.


Sementara itu, Kepala Sekolah TA Dewi Sartika, Elwiya Madu Ratna menyampaikan, Hospital Visit merupakan kegiatan yang baik dilakukan untuk memotivasi anak menjaga kesehatan di dalam giginya.


"Saya sangat terkesan karena adanya kegiatan ini, anak-anak banyak mengerti tentang kesehatan dan tidak takut ke rumah sakit. Kalau hanya teori di kelas, maka akan kurang di mengerti. Namun, kalau terjun langsung ke lapangan akan lebih mudah dipahami," pungkasnya.


Pendidikan Terbaru