• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 7 Desember 2022

Metropolis

Dua Cara agar Lolos Masuk ke Raudhah di Masjid Nabawi

Dua Cara agar Lolos Masuk ke Raudhah di Masjid Nabawi
Jamaah umrah berangkat ke Madinah, Arab Saudi, dari Bandara Juanda Surabaya. (Foto: NOJ via Humas Pemprov Jatim)
Jamaah umrah berangkat ke Madinah, Arab Saudi, dari Bandara Juanda Surabaya. (Foto: NOJ via Humas Pemprov Jatim)

Surabaya, NU Online Jatim

Berkunjung dan beribadah di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi, kini tak perlu lagi membawa hasil negatif PCR dan Antigen Covid-19. Namun khusus di dua lokasi, yakni di Raudhatul Jannah dan makam Rasulullah, tak sebebas seperti saat kondisi normal sebelum pandemi Covid-19. Diperlukan surat izin khusus untuk masuk ke dua area istimewa itu.


Afif Amrullah, Ketua LAZISNU Jatim yang tengah memimpin rombongan jemaah umrah, menjelaskan, ada dua cara untuk masuk ke Raudhah atau berziarah di area makam Rasulullah. Pertama, kata dia, Jumat (25/03/2022), “jamaah Indonesia diuruskan muassasah, satu grup langsung didaftarkan pimpinan rombongan kemudian keluar jadwal.”


Jadwal dimaksud terkait hari dan jam memasuki area Raudhatul Jannah. Di pintu masuk area Raudhah, petugas akan meminta surat izin dan apabila tidak mengantongi maka akan diusir. “Laki-laki dan perempuan dipisah. Hanya berlaku sekali (masuk ke Raudhatul Jannah),” ujar Ketua KPID Jatim itu.


Cara yang kedua, lanjut Afif, yaitu mendaftar melalui aplikasi Tawakkalna. Di Indonesia, aplikasi tersebut seperti PeduliLindungi. Cara ini dilakukan secara individu. Caranya, jemaah tinggal mengunduh aplikasi Tawakkalna lalu mendaftar lewat itu. “Saya Alhamdulillah berkesempatan dua kali masuk Raudhah, pertama pakai mendaftar berkelompok, kedua pakai Tawakkalna,” tandas Ketua KPID Jatim itu.


Aturan yang sama diberlakukan di area makam Rasulullah. Jamaah yang akan berziarah juga wajib mengantongi izin melalui dua cara itu.  Berusaha masuk tanpa surat izin rasanya sulit karena karena pintu dan jalur menuju dua area istimewa itu hanya satu, dibatasi dengan barrier dan diawasi ketat oleh petugas. Afif mengaku coba nyelonong namun gagal karena ketahuan petugas.


Afif mengaku masih berada di Madinah setelah mendarat di Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah pada Senin, 21 Maret 2022, sekira pukul 16.00 waktu setempat. Perjalanan selanjutnya ialah menuju Mekah dan melaksanakan ibadah umrah di Masjidil Haram. “Informasinya aturannya di Masjidil Haram sama. Di area mataf (lokasi melaksanakan tawaf) juga harus ada izin dan berlaku hanya sekali,” ujarnya.


Secara umum, kata Afif, pelonggaran betul-betul dirasakan sejak dari Bandara Madinah, masuk hotel dan Masjid Nabawi. Tidak ada tes PCR atau Antigen dan karantina yang harus dilalui jemaah. Petugas hanya memelototi jemaah yang tidak memakai masker. Apalagi di lokasi study tour seperti di Jabal Uhud. “Bisa dikatakan sudah normal,” ucap alumni UINSA Surabaya itu.


Metropolis Terbaru