• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 8 Februari 2023

Metropolis

Grab OPOP Mart Diluncurkan di Mojokerto, Ini Harapannya

Grab OPOP Mart Diluncurkan di Mojokerto, Ini Harapannya
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat peluncuran Grab OPOP Mart di Pesantren Amanatul Ummah, Kabupaten Mojokerto. (Foto: NOJ/Humas Pemprov Jatim)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat peluncuran Grab OPOP Mart di Pesantren Amanatul Ummah, Kabupaten Mojokerto. (Foto: NOJ/Humas Pemprov Jatim)

Mojokerto, NU Online Jatim

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meluncurkan Grab OPOP (One Pesantren One Product) Mart Amanatul Ummah di kampus Institut KH Abdul Chalim Pacet, Kabupaten Mojokerto, Senin (11/04/2022) malam. Itu salah satu upaya Pemprov Jatim mengembangkan pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren.


Mendampingi Khofifah dalam acara itu, di antaranya, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Pengasuh PP Amanatul Ummah KH Asep Saifuddin Chalim, Wakil Bupati Mojokerto Gus Barra, dan perwakilan Grab Uun Ainur Rofiq.


“Program kemandirian pesantren belakangan ini merupakan program yang begitu kuat di dorong oleh Menteri Agama. Tentu sinergitasnya harus dilakukan sekuat mungkin, jejaring-jejaring yang bisa kita bangun kita ikhtiarkan,” kata Khofifah dalam keterangannya dikutip Rabu (13/04/2022).​​​​​​


Grab OPOP Mart merupakan inisiasi kolaborasi pertama antara Grab Id dan Pesantren yang ada di Indonesia. Di mana, aplikasi ini merupakan wadah marketplace yang menyediakan produk pesantren secara daring. Dengan tagline '1 jam sampai', para santriwan dan santriwati serta masyarakat dapat memesan barang kebutuhan menggunakan aplikasi Grab OPOP Mart dengan praktis dan cepat.


"Alhamdulillah malam ini kita telah meluncurkan Grab OPOP Mart. Saya berharap ke depan Grab dapat membantu proses penguatan managerial skill Grab OPOP Mart sampai  menjadi bagian upaya kemandirian pesantren. Belakangan ini program pemberdayaan  ekonomi terhadap pesantren begitu kuat, hal ini juga harus didorong dengan jejaring yang kuat pula," papar Khofifah.


Ketua PBNU itu menambahkan, program ini juga bertujuan memberdayakan Koperasi Pondok Pesantren yang telah menghasilkan produk halal unggulan yang mampu diterima dan diakses pasar lokal dan nasional.


Saat ini, aplikasi Grab OPOP Mart tersebut telah tersedia dan bisa di-download melalui Google Play Store. Pengguna cukup menginstall aplikasi tersebut dan langsung bisa digunakan. Beberapa produk unggulan yang tersedia di Grab OPOP Mart antara lain perlengkapan kebutuhan sehari-hari, alat tulis, makanan kecil, dan beberapa produk karya santriwan dan santriwati Pesantren Amanatul Ummah Mojokerto yang ditawarkan dengan harga relatif terjangkau.


"Kami telah lama menginginkan agar penguatan ekonomi pesantren bisa terus terdorong dengan mengoptimalkan jejeraing. Setelah kami khtiarkan, hari ini ketemulah mitra yang memiliki kemampuan managerial skill serta memiliki digitalisasi sistem yang sangat baik," imbuh Khofifah.


Lebih lanjut Ketua Umum PP Muslimat NU itu berharap, dengan adanya Grab OPOP Mart di Amanatul Ummah Mojokerto dapat menjadi bagian dari awal yang berkesinambungan dan diikuti oleh Pondok Pesantren lainnya.


"OPOP adalah inisiasi dari kami, saya dan Pak Wagub serta tim yang waktu itu kita mendapatkan support dari Profesor Muhammad Nuh dan Profesor Azhari ITS (Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya). Dimana didalamnya terdapat ekosistem OPOP yakni Santripreneur, pesantren preneur  dan Sosiopreneur," kata Khofifah.


Penulis: Mohammad Afifur Rahman


Metropolis Terbaru