• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 23 Januari 2022

Matraman

Dua Santri Trenggalek Juara OPOP Jatim Expo 2021

Dua Santri Trenggalek Juara OPOP Jatim Expo 2021
M Fathurrozaq (kanan) saat menerima hadiah. (Foto: NOJ/Uliyatun)
M Fathurrozaq (kanan) saat menerima hadiah. (Foto: NOJ/Uliyatun)

Trenggalek, NU Online Jatim

Program One Pesantren One Product (OPOP) Jawa Timur melahirkan potensi luar biasa. Seperti dua santri Trenggalek, M Fathurrozaq asal Pondok Pesantren Nailul Ulum, Kampak dan Nanda Misbah asal Pondok Pesantren Darussalam Sumberingin, Karangan. Mereka menorehkan prestasi membanggakan dalam acara OPOP Expo 2021 yang puncaknya dirayakan pada Ahad (28/11/2021) di Atrium Icon Mall, Gresik. 

 

"Senang sekali bisa sampai menang. Tidak bisa lagi diungkapkan dengan kata-kata. Intinya saya sangat bersyukur," Ucap M Fathurrozaq, pemenang Harapan 2 Kategori Bisnis Sociopreneur untuk produk Wedang Sari.

 

Rasa senang dan bangga sangat nampak pada keduanya, apalagi mereka mendapatkan kesempatan bertemu dan penyerahan hadiah langsung dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. 

 

"Salah satu momen terbaik dalam hidup saya. Tidak banyak yang mendapatkan kesempatan seperti ini. Semoga ke depannya bisa lebih baik lagi," tutur Rozaq kepada NU Online Jatim. 

 

Sementara Nanda Misbah yang menjadi juara pertama Lomba Cover Lagu Syubhanul Wathan dalam rangka peringatan Hari Pahlawan tersebut mengungkapkan bahwa dirinya sangat bangga bisa membawa nama baik pesantren.

 

"Perasaan saya pastinya senang sekali. Bangga bisa mewakili Pesantren Darussalam. Alhamdulillah, tidak menyangka," ungkap Mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung itu. 

 

Prestasi keduanya diapresiasi Ketua Pimpinan Cabang (PC) Rabithah Maahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Trenggalek, Muhammad Akifun Nuha. 

 

Gus Akif, sapaan akrabnya mengajak masyarakat untuk bersyukur atas prestasi yang diraih Nanda dan Rozaq. 

 

"Tentu ini menjadi kebanggaan bagi para pemenang dan pesantrennya secara khusus. Juga menjadi bukti nyata atas kemampuan para santri Trenggalek, pun santri secara umum." lanjutnya

 

Pengasuh Pondok Pesantren Darul Falah, Parakan, Trenggalek tersebut berharap semoga hal ini bisa memotivasi santri lain untuk berprestasi. Selain itu, juga menjadi pembuka mata bagi khalayak umum terhadap eksistensi santri. 

 

"Mengutip dawuh salah satu kiai saya di Pondok Pesantren Al-Falah, Ploso, Kediri bahwa 'Santri bisa melakukan apa saja, dan bisa menjadi apapun'. Semoga santri semakin jaya dan semakin diakui secara luas," pungkasnya.


Matraman Terbaru