• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 3 Desember 2022

Metropolis

Gus Im Cerminkan Prinsip Perjuangan yang Sederhana, Berani dan Jujur

Gus Im Cerminkan Prinsip Perjuangan yang Sederhana, Berani dan Jujur
Gus Aziz Hasyim Wahid, putra Gus Im saat Haul Gus Dur dan Gus Im di Kantor PWNU Jatim. (Foto: Tangkap layar)
Gus Aziz Hasyim Wahid, putra Gus Im saat Haul Gus Dur dan Gus Im di Kantor PWNU Jatim. (Foto: Tangkap layar)

Surabaya, NU Online Jatim
Gus Aziz Hasyim Wahid, putra KH Hasyim Wahid atau Gus Im mengatakan, salah satu prinsip yang kerap dilakukan Gus Im mencerminkan beberapa hal dalam metodologi perjuangan, seperti kesederhanaan, keberanian, dan kejujuran.


“Kesederhanaan yang beliau lakukan ini difokuskan dengan adanya sikap yang tidak berlebih-lebihan,” ujarnya pada acara Seminar Nasional & Haul Gus Dur dan Gus Im yang dipusatkan di Aula KH M Hasyim Asy’ari Kantor PWNU Jatim, Kamis (11/08/2022).


Disebutkan, Gus Im memfokuskan pergerakan dan perjuangannya dengan tidak bersikap mewah dan aneh-aneh. Salah satu bentuk sikap keserhanaannya tersebut seperti cara berbicara lebih ringan dan kediamannya pun sederhana.


“Bahkan, kalau dilihat dari rumahnya pun sederhana, tidak seperti hotel. Dalam hal ini, Gus Im sama sekali bukan menunjukkan suatu pencitraan,” ungkapnya.


Tidak hanya itu, sifat keberanian pun mencirikan suatu prinsip yang dimiliki oleh Gus Im. Keberanian dalam hal ini merupakan suatu metodologi yang out of the box, di mana Gus Im memilih jalan pergerakan secara tidak formal yang dibuat oleh jejaringnya.


“Dengan menyesuaikan serta merancang secara khusus sesuai dengan konteks dan situasi. Hal ini karena adanya sifat berani ketika Gus Im menggunakan metodologi out of the box tersebut,” terangnya.


Dirinya menjelaskan tentang sifat lain yang dimiliki oleh Gus Im, yaitu keberaniannya yang bersifat formal. “Yaitu, Gus Im memperjuangan prinsipnya dengan sifat keberanian yang dimilikinya,” ucapnya.


Dengan cerminan tersebut, ia berharap agar sifat-sifat tersebut dapat diteladani dalam setiap perjuangan, tentu sesuai dengan konteks dan situasi kekinian.


“Kita bisa melihat dengan adanya teladan tersebut, maka berjuanglah sesuai dengan konteksnya, sesuai situasi yang terus berlaku, yaitu adanya kesederhaan, keberanian, dan kejujuran,” pungkasnya.


Metropolis Terbaru