• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 3 Maret 2024

Metropolis

Hari Ibu Muslimat NU, KH Ali Maschan Moesa Sebut Hijau adalah Warna Surga

Hari Ibu Muslimat NU, KH Ali Maschan Moesa Sebut Hijau adalah Warna Surga
Wakil Rais PWNU Jatim, KH Ali Maschan Moesa saat shalawat dan doa bersama di JX Expo Surabaya, Kamis (07/12/2023). (Foto: NOJ/ ISt)
Wakil Rais PWNU Jatim, KH Ali Maschan Moesa saat shalawat dan doa bersama di JX Expo Surabaya, Kamis (07/12/2023). (Foto: NOJ/ ISt)

Surabaya, NU Online Jatim

Wakil Rais Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim, KH Ali Maschan Moesa mengatakan bahwa hijau adalah warna surga. Pernyataan itu merespons ribuan kader Muslimat NU yang menghijaukan gedung JX Expo Surabaya pada acara shalawat dan doa bersama menyambut Hari Ibu 2023 yang diinisiasi Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat NU Jatim, Kamis (07/12/2023).

 

“Silahkan dibuka surat Thaha ayat 102, dijelaskan besok ketika dibangkitkan dari kubur yang memancarkan sinar biru berarti sinyalnya ke neraka, sementara hijau insyaallah surga,” katanya.

 

Dijelaskan, bahwa ayat Al-Qur’an di atas bukan berarti Allah melarang warna biru. Karena ayatnya adalah ayat yang memberikan kabar atau petunjuk, bukan ayat yang memberi perintah. “Makanya, saya senang melihat kader Muslimat NU mempunyai seragam warna hijau,” ucapnya.

 

Terkait Hari Ibu, Kiai Ali Maschan mengaku telah membuka kamus terkait jumlah kata ibu dan bapak di dalam Al-Qur’an. “Di dalam Al-Qur’an kata ibu berjumlah 100 dan kata bapak berjumlah 99,” ungkapnya.

 

Dalam analisanya, hal terpenting dengan kata ibu di dalam Al-Qur’an ada yang dikaitkan dengan imam atau pemimpin. Maka, menjadi tidak masalah jika pemimpin dari kalangan perempuan. Kiai Ali Maschan mengajak hadirin untuk mendoakan Ketua PP Muslimat NU, Hj Khofifah Indar Parawansa, yang kegiatannya sangat banyak.

 

“Memang dalam Al-Qur’an sudah dijelaskan pemimpin harus punya ilmu dan fisik yang mumpuni. Al-Qur’an itu akan mengangkat derajat orang yang berilmu. Ilmu derajatnya lebih tinggi dari iman. Karena beriman membutuhkan ilmu,” tandasnya.

 

Diketahui, hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji Sleman, Yogyakarta, Gus Miftah Maulana Habiburrahman, Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya Prof Dr KH Ridlwan Nashir, Kepala Kantor Kementerian Agama Jatim H Husnul Maram, dan undangan lainnya.


Metropolis Terbaru