• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 9 Agustus 2022

Metropolis

Khawatir Krisis Belajar, Menag Sebut Belajar Tatap Muka Pilihan Efektif

Khawatir Krisis Belajar, Menag Sebut Belajar Tatap Muka Pilihan Efektif
Menteri Agama RI, KH Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: NU Online).
Menteri Agama RI, KH Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: NU Online).

Surabaya, NU Online Jatim

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) merupakan pilihan yang paling efektif. Hal tersebut karena masih terjadi ketimpangan dalam hal kesiapan infrastruktur dan jaringan IT, kesiapan materi, dan sumber daya guru dalam menjalankan Pembelajaran Jarak Jauh di masa Pandemi.

 

Hal ini disampaikan Menteri Agama RI, KH Yaqut Cholil Qoumas, saat peluncuran secara virtual Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran untuk Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah di Masa Pandemi Covid-19, di Jakarta, Rabu (02/06/2021).

 

“Kita harus akui ternyata untuk saat ini opsi Pembelajaran Tatap Muka di kelas masih menjadi pilihan yang paling efektif,” kata Gus Yaqut, sapaan akrabnya, dilansir NU Online.

 

Gus Yaqut mengungkapkan, banyak penelitian yang dilakukan lembaga Internasional menunjukkan kekhawatiran terjadinya krisis pembelajaran akibat pelaksanaan pembelajaran daring yang masih banyak mengalami kendala.

 

“Akibat pandemi ini, lebih dari 10 juta siswa di bawah binaan Kementerian Agama terpaksa harus melaksanakan Belajar Dari Rumah (BDR) dengan segala keterbatasan yang ada,” ungkapnya.

 

Hal senada juga disampaikan Direktur GTK Madrasah Kementerian Agama, Moh Zain. Pihaknya melihat siswa saat ini seakan sudah jenuh dan bosan. Bahkan beberapa mengalami zoom vertigo atau kelelahan mengikuti zoom.

 

“Fenomena ini menggejala dan mengakibatkan angka putus sekolah meningkat akibat pandemi Covid-19. Hal ini harus menjadi perhatian seluruh pihak,” tukasnya.

 

Dirinya berharap, dengan Pembejaran Tatap Muka yang akan segera dilakukan pada tahun ajaran baru ini, para guru mampu meningkatkan kemampuannya dengan mengombinasikan pembelajaran tatap muka dan daring.

 

"Guru harus dapat memanfaatkan media digital, dan juga membuat konten pembelajaran yang inovatif," pungkasnya.


Metropolis Terbaru