• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 19 Agustus 2022

Metropolis

Kick Off Harlah 1 Abad NU Jatim Usung Harmoni, Kolaborasi dan Inovasi

Kick Off Harlah 1 Abad NU Jatim Usung Harmoni, Kolaborasi dan Inovasi
KH Abdussalam Shohib. (Foto: NOJ/istimewa)
KH Abdussalam Shohib. (Foto: NOJ/istimewa)

Surabaya, NU Online Jatim

Setelah sukses menggelar Mujahadah Kubro Kader NU se-Jawa Timur beberapa waktu lalu, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur akan melaksanakan kegiatan Kick Off Harlah 1 Abad NU. KH Abdussalam Shohib, Ketua Panitia Harlah 1 Abad NU mengatakan bahwa kick off digelar untuk memulai rangkaian kegiatan untuk memperingati harlah 1 abad NU.

 

“Kick off ini semacam memulai kegiatan jasmani dalam rangkaian harlah 1 abad NU yang nanti puncaknya adalah istighatsah kubro di Sidoarjo dan ditutup dengan NU award,” katanya, Rabu (29/06/2022).

 

Agenda yang bertempat di Monumen Tugu Pahlawan Surabaya ini akan digelar pada Jumat (29/Juli 2022). Gus Salam mengungkapkan bahwa tema besar yang mengusung kegiatan ini yaitu harmoni, kolaborasi, dan inovasi.

 

“Dalam harmoni kita ingin melibatkan beberapa ormas selain NU dan lintas agama untuk ikut meramaikan kick off harlah 1 abad NU. Kita akan silaturahim ke Muhammadiyah meminta mereka bisa menampilkan sesuatu yang menjadi apresiasi dan harapan kepada NU, serta ke beberapa lintas agama dan komunitas kesenian,” terangnya.

 

Selain itu, untuk menciptakan kolaborasi, Gus Salam mengungkapkan jika acara ini akan dikemas untuk kalangan milenial dan dapat diterima semua pihak.

 

“Dalam era saat ini kolaborasi adalah hal yang sangat penting. Makanya kita ingin mengemas acara ini untuk kalangan milenial yang bisa diterima oleh semua pihak. Dan yang paling penting kita ingin memberikan pesan khusus bahwa menjadi NU dan santri itu prinsipnya bisa memberi manfaat bagi orang lain. Dan dengan profesi apa pun yang dikerjakan tetap bisa menjalankan nilai-nilai NU dan santri tanpa harus meninggalkan profesinya,” ungkapnya.

 

Menurut Wakil Ketua PWNU Jawa Timur itu, yang juga penting dilakukan untuk usia NU yang memasuki 1 abad ini adalah inovasi. Mengingat banyak tantangan perubahan zaman yang harus dihadapi.

 

“Tentu menghadapi abad kedua, NU melalui tantangan-tantangan yang harus dihadapi. Maka perlu inovasi terkait bagaimana memaksimalkan potensi yang ada di NU, kemudian kita selalu mengikuti perkembangan situasi yang ada. Kita akan ikut perkembangan itu namun tidak boleh terbawa oleh zaman,” pungkasnya.


Metropolis Terbaru