• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 6 Oktober 2022

Metropolis

NU Peduli Semeru

LAZISNU dan LPBINU Jatim Buka Layan Pijat untuk Relawan Semeru

LAZISNU dan LPBINU Jatim Buka Layan Pijat untuk Relawan Semeru
Layan pijat LAZSINU dan LPBINU Jatim untuk relawan. (NOJ/Boy Ardiansyah)
Layan pijat LAZSINU dan LPBINU Jatim untuk relawan. (NOJ/Boy Ardiansyah)

Surabaya, NU Online Jatim
Pengurus Wilayah (PW) Lambaga Amil Zakat Infak dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jatim terus melaksanakan program untuk korban Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru.
 

Dihubungi NU Online Jatim melalui sambungan telepon, Moch Rofi'i Boenawi selaku Sekretaris PW LAZISNU Jatim mengatakan saat ini lembaganya bekerja sama dengan PW Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) membuka layanan pijat gratis. Hal itu diperuntukkan bagi relawan yang berada di lokasi bencana.
 

“Pijat gratis ini sudah mulai sejak Rabu 29 Desember 2021 lalu dan berlangsung selama sepekan,” kata alumni Pondok Pesantren Al-Khoziny Buduran, Sidoarjo tersebut.
 

Relawan yang ingin dipijat bisa merapat ke posko Pronojiwo dan Candiporo. Sedangkan lima belas tukang pijat yang bertugas diambil dari Asosiasi Pijat Tuna Netra yang memang mempunyai keahlian.
 

“Mereka memberikan pelayanan kepada relawan yang sudah melakukan evakuasi, masak di dapur umum, maupun memberikan pelayanan kepada korban,” katanya. Sehinga program ini bisa memberi dampak positif kepada relawan dan korban.
 

Rofi'i  melaporkan kondisi posko di seluruh tempat pengungsian bencana AGP baik-baik saja dan stabil. Bahkan pemerintah telah membuat peraturan untuk pengosongan seluruh lokasi bencana. Karena nanti akan diambil alih oleh TNI untuk kemudian zona bencana akan dibersihkan.
 

“Ketika posko kosong, kami membuat program ini supaya relawan yang telah bekerja keras di lokasi bencana bisa pulang dalam keadaan sehat,” jelasnya.
 

Dijelaskan bahwa sejumlah kebutuhan dasar hampir terpenuhi, mulai dari logistik dan lainnya. Bahkan LAZISNU Jatim  telah fokus pada kegiatan recovery.
 

“Recovery ini bisa fokus pada hunian sementara atau huntara dan NU Peduli Jatim maupun Lumajang sudah berkomitmen membangun 250 huntara untuk korban APG yang membutuhkan dana sebesar Rp4 milyar,” ungkapnya.
 

Untuk itu LAZISNU terus mengalang donasi untuk mencapai target Rp4 milyar yang semua diperuntukkan layanan pendidikan, kesehatan, dan sosial,” pungkasnya.


Editor:

Metropolis Terbaru