• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 15 Agustus 2022

Metropolis

Tiga Kabupaten di Jatim Masuk Program Generasi Sehat Indonesia

Tiga Kabupaten di Jatim Masuk Program Generasi Sehat Indonesia
Ketua LP Ma'arif NU PBNU  KH Arifin Junaidi saat memberi sambutan (NOJ : Boy Ardiansyah)
Ketua LP Ma'arif NU PBNU  KH Arifin Junaidi saat memberi sambutan (NOJ : Boy Ardiansyah)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PBNU melakukan kerja sama dengan Danone Indonesia lewat program Generasi Sehat Indonesia (Gesid) untuk kalangan remaja. Penandatangan kerja sama ini berlangsung Selasa, (23/11/2021) secara dalam jaringan atau daring dan ditayangkan di kanal NU Channel.

 

Ketua LP Ma'arif NU KH Arifin Junaidi mengutarakan bahwa program Gesid ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kolaborasi guru dan murid. Juga meningkatkan kepedulian terkait kesehatan dan gizi remaja di lingkungan madrasah.

 

“Perlu diketahui bapak dan ibu dari Danone, pejabat pemerintah dan kementrian kesehatan bahwa LP Ma’arif NU saat ini menaungi 21.045 sekolah dan madrasah di seluruh Indonesia. Untuk itu kami berharap kerja sama ini terus berjalan karena lembaga di naungan LP Ma’arif NU sangat banyak,” katanya.

 

Mewakili Danone, Vera Galuh Sugijanto menyampaikan bahwa   kesehatan menjadi kepentingan semua. Apalagi di masa pandemi seperti saat ini. 

 

“Namun kita melihat tantangan kesehatan ini tidak menyurut semangat. Perlu semakin banyak lagi yang berpartisipasi dengan melibatkan banyak pihak untuk bisa memelihara kesehatan anak bangsa ini,” katanya.

 

Lebih lanjut disampaikan bahwa dengan jumlah remaja saat ini, Indonesia akan mendapatkan generasi emas di tahun 2045.

 

“Untuk itu, tahapan setiap usia harus mendapatkan akses kesehatan dan pemenuhan nutrisi yang baik,” ujarnya.

 

Remaja memiliki pertumbuhan yang luar biasa cepat. Dan mereka adalah calon orang tua. Sehingga edukasi untuk kesehatan para remaja baik secara kesehatan jiwa dan raga sangat diperlukan.

 

“Agar kita benar-benar bisa memperbaiki status stunting di Indonesia yang menjadi perhatian pemerintah Indonesia saat ini,” katanya.

 

Program yang memberi edukasi kesehatan ini sedang berjalan di tiga kabupaten di Jawa Timur, yakni Probolinggo, Pasuruan dan Jember. Kegiatan melibatkan 40 sekolah, 80 guru dan 400 kader Gesid.

 

Hadir juga dalam acara ini mewakili PBNU KH Robikin Emhas, Imran Agus Nurali selaku Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes RI. Juga Sri Ana Marliati selaku Ketua Tim Panduan Program Gesid, serta Karianto Wibowo Direktur Danone Indonesia.


Editor:

Metropolis Terbaru