Home Metropolis Warta Pendidikan Malang Raya Pemerintahan Madura Parlemen Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Mitra Pustaka

Vaksinasi SMK Diponegoro Sidoarjo Gandeng Akademi Angkatan Laut Surabaya

Vaksinasi SMK Diponegoro Sidoarjo Gandeng Akademi Angkatan Laut Surabaya
Kepala sekolah SMK Diponegoro (tengah) bersama anggota AAL. (Foto: NOJ/Fuad)
Kepala sekolah SMK Diponegoro (tengah) bersama anggota AAL. (Foto: NOJ/Fuad)

Sidoarjo, NU Online Jatim

SMK Diponegoro Sidoarjo menyelenggarakan program vaksinasi dosis kedua bekerja sama dengan Akademi Angkatan Laut (AAL) Surabaya untuk siswa setempat. Kegiatan ini dilaksanakan untuk ikut serta menyukseskan progam percepatan vaksinasi pemerintah pusat.

 

Program vaksinasi dosis kedua dilaksanakan hari Kamis (07/10/2021) pada pukul 07.00 hingga 14.00 WIB. Kegiatan berjalan lancar tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Tujuannya untuk mencapai kekebalan komunal siswa di SMK Diponegoro Sidoarjo. 

 

Kepala SMK Diponegoro Sidoarjo, Mochammad Fuad Nadjib menuturkan bahwa vaksinasi untuk sektor pendidikan adalah hal yang wajib.

 

“Vaksinasi bagi dunia pendidikan merupakan salah satu keharusan untuk mencapai herd immunity terutama dunia pendidikan yang akan melaksanakan Pertemuan Tatap Muka (PTM). Setelah sekian lama pendidkan kita melaksanakan pendidikan secara virtual atau daring, yang sampai sekarang membuat jenuh terutama para peserta didik,” katanya.

 

Alumni Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar, Jombang ini juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Akademi Angkatan Laut (AAL) yang mau bekerja sama dan memfasilitasi vaksinasi dosis kedua ini.

 

“Atas nama SMK Diponegoro Sidoarjo sangat berterima kasih kepada pihak AAL yang telah memfasilitasi kami, mulai tenaga medis sampai vaksinnya. Terutama ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Gubernur AAL Mayor Jendral (Mar) Nur Alamsyah, Kolonel Laut Syaichu, Kolenel Laut Asep Iwa Soemantri dan kawan-kawan tim AAL. Mudah-mudahan kerja sama ini dapat berkelanjutan,” ucapnya.

 

Data peserta vaksinasi dosis kedua diikuti oleh 326 siswa yang terdiri dari siswa jurusan Otomasi Tata Kelola Kantor (OTKP), Akuntansi Dan Keuangan Lembaga (AKL), dan Teknik Komputer Jaringan(TKJ).

 

Program vaksinasi ini menjadi syarat pendukung untuk melakukan PTM (Pembelajaran Tatap Muka) secara terbatas. PTM yang besiko besar terinfeksi virus Covid-19 menjadi dasar pertimbangan. Kementerian Pendidikan pun mengambil keputusan untuk memberikan vaksin lengkap kepada warga sekolah serta memberi izin PTM pada sekolah yang wilayahnya masuk dalam PPKM level 1-3. Sehingga diusahakan semua siswa sudah mendapat vaksin dosis kedua yang bertujuan untuk menunjang keselamatan warga sekolah dalam pelaksanaan PTM terbatas.

Terkait

Metropolis Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

Terkini