• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 27 September 2022

Metropolis

Waketum PBNU Ingatkan Jadi Pengurus NU Bukan untuk Tujuan Duniawi 

Waketum PBNU Ingatkan Jadi Pengurus NU Bukan untuk Tujuan Duniawi 
KH Zulfa Musthofa menyampaikan sambutan pada pelantikan PCNU Sidoarjo. (Foto: NOJ/Yuli Riyanto)
KH Zulfa Musthofa menyampaikan sambutan pada pelantikan PCNU Sidoarjo. (Foto: NOJ/Yuli Riyanto)

Sidoarjo, NU Online Jatim
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sidoarjo masa khidmat 2021-2026 resmi dilantik, Kamis (17/02/2022). Acara dipusatkan di gedung serbaguna Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Rohmatul Ummah An-Nahdliyah Sidoarjo.
 

Prosesi pelantikan dipimpin Wakil Ketua Umum (Waketum) PBNU, KH Zulfa Musthofa. Dalam sambutannya menuturkan, bahwa PCNU terbaik adalah Kabupaten Sidoarjo, dengan asset dan semuanya yang membanggakan.
 

“Kalau hari ini Rais ‘Aam dan Ketum PBNU kita memiliki visi besar bagaimana menjadikan NU menjadi orang yang mandiri dan mendunia. Mandiri bukan saja dari sisi manhaj berpikir, tapi juga mandiri dalam ekonomi, politik, dan lainnya, mungkin Kabupaten Sidoarjo ini adalah salah satu contoh pilot project,” tutur penulis kitab Tuhfatul Qashi wa Dani ini.
 

Lebih lanjut, atas nama PBNU, Kiai Zulfa mengucapkan selamat kepada PCNU Sidoarjo yang baru dilantik. Dirinya berharap, seluruh pengurus dalam berkhidmah diberikan kemudahan oleh Allah SWT.
 

“Nasihat penting bagi kita seluruh pengurus NU, jangan pernah ingin masuk menjadi pengurus NU untuk tujuan mencari duniawi yang rendah, sebab jika itu tujuannya, yang kita dapatkan adalah balak. Maka Insyallah, jika sabar berkhidmah kepada NU, kita akan berkumpul dengan para pewaris nabi di akhirat nanti, amin,” tegasnya.
 

Sementara, Ketua PCNU Sidoarjo Sidoarjo KH Zainal Abidin mengatakan dalam kepengurusan ini pihaknya sangat membutuhkan masukan serta kritik membangun dari masyarakat, para masyayikh dan kiai. Menurutnya, NU adalah milik bersama, milik seluruh jamaah, dan milik Kabupaten Sidoarjo.
 

“Pengurus ini hanya sebagai formalitas. Karenanya, tidak bisa hanya mengandalkan kekuatan dan kemampuan pengurus yang baru dilantik. Mempertahankan prestasi ini berat, akan tetapi dengan saling bekerja sama, saya yakin semuanya akan bisa dilalui, kami juga akan berusaha semaksimal mungkin membuat program-program yang cerdas,” ungkapnya.
 

Pelantikan ini juga dihadiri Rais ‘Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Wakil Rais Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Agus Ali Masyhuri, Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar. Tampak hadir pula bupati dan wakil bupati, para pejabat di lingkungan Kabupaten Sidoarjo, serta tamu undangan lain.


Editor:

Metropolis Terbaru