• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 10 Desember 2022

Metropolis

Siswa MA di Sidoarjo Kembali Ukir Prestasi di Ajang Internasional

Siswa MA di Sidoarjo Kembali Ukir Prestasi di Ajang Internasional
Siswa MA Roudlotul Banat, Sidoarjo meraih medali perak dalam olimpiade karya ilmiah remaja internasional AISEF. (Foto: NOJ/ Yuli Riyanto)
Siswa MA Roudlotul Banat, Sidoarjo meraih medali perak dalam olimpiade karya ilmiah remaja internasional AISEF. (Foto: NOJ/ Yuli Riyanto)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Siswa Madrasah Aliyah (MA) Roudlotul Banat Sepanjang, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo kembali berhasil mengukir prestasi di kancah internasional. Kali ini, mereka menyabet medali perak dalam olimpiade karya ilmiah remaja, yakni ASEAN Innovative Science and Eterpreneur Fair (AISEF).

 

Ajang bertaraf internasional tersebut digelar pada Januari lalu, dengan mengusung tema “Utilization of Sappan Wood as an Immunomodulatory Feed in Vannamei sp. Shrimp”.

 

Kepala Sekolah MA Roudlotul Banat, Hj Amirotul Mu'minah mengapresiasi atas prestasi yang telah diraih anak didiknya. “Alhamdulillah, kami berhasil memboyong medali perak, sedangkan yang sebelumnya kami sudah berhasil mendapatkan medali emas,” katanya kepada NU Online Jatim, Senin (14/02/2022).

 

Lebih lanjut, Hj Amiro menegaskan, anak didiknya dalam proses meraih medali perak di olimpiade tersebut tidaklah mudah, melainkan penuh dengan perjuangan.

 

“Karena saat judging atau penjurian presentasi disampaikan dalam full Bahasa Inggris. Namun, dengan kemauan kuat, tim Karya Ilmiah Remaja (KIR) MA Roudlotul Banat mampu menyelesaikan attended abstract (penulisan abstrak) dan lolos,a hingga akhirnya meraih medali perak,” tegasnya.

 

Wakil Sekretaris Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Jatim ini mengungkapkan, dalam olimpiade sains tersebut, tim KIR MA Roudlotul Banat digawangi oleh Maulana Habib (X IPA). Serta beranggotakan Yara Sabin A (XI IPA), Dewi Noor Intan (XI IPS),  Dinda Media dan Sofiati (X IPA).

 

Disebutkan, bahwa tema yang diusung dalam ajang tersebut tentang pemanfaatan kayu secang sebagai pakan immunomodulator pada benih vannamei shrimp (udang).

 

“Tentu, bukan tanpa alasan tema ini dipilih, mengingat Kabupaten Sidoarjo dikenal baik dengan sebutan Kota Udang. Kami berupaya mempertahankan identitas tersebut dengan meningkatkan produktivitas udang bagi petani tambak, khususnya di kawasan Sidoarjo,” ungkapnya.

 

Dijelaskannya, penelitian tersebut difokuskan untuk mempertahankan bibit-bibit udang yang sedang dibudidayakan oleh para petani tambak. Formula kayu secang yang mengandung vitamin E, antibiotik dan flavonoid yang tinggi, serta dikombinasikan dengan pakan udang yang lain akan membuat udang memiliki imun yang kuat, sehingga bisa bertahan sampai masa panen tiba.

  

“Harapan kami, dengan penelitian dan hasil yang sudah didapatkan ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat umum, serta instansi-instansi terkait seperti dinas perikanan daerah dan yang lainnya,” pungkasnya.


Metropolis Terbaru