• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 2 Oktober 2022

Pantura

Demi Masyarakat, Pelajar NU Babat Dukung Pemkab Lamongan

Demi Masyarakat, Pelajar NU Babat Dukung Pemkab Lamongan
PC IPNU-IPPNU Babat beraudiensi dengan Yuhronur Efendi, Bupati Lamongan. (Foto: NOJ/Dokumen IPNU-IPPNU Babat)
PC IPNU-IPPNU Babat beraudiensi dengan Yuhronur Efendi, Bupati Lamongan. (Foto: NOJ/Dokumen IPNU-IPPNU Babat)

Lamongan,NU Online Jatim

Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama (IPNU-IPPNU) Babat, Kabupaten Lamongan, mendukung program-program yang dicanangkan dan dijalankan pemerintah kabupaten setempat, jika itu memang untuk kepentingan masyarakat. Hal itu ditegaskan IPNU-IPPNU Babat saat beraudiensi dengan Yuhronur Efendi, Bupati Lamongan, pada Senin (07/03/2022).


Pada audiensi kali ini IPNU-IPPNU Babat menyampaikan, di antaranya, soal mendesaknya isu tentang kekerasan seksual dan kurangnya pengadaan fasilitas pengembangan potensi diri di wilayah Lamongan bagian selatan.


"Deradikalisasi di lamongan kali ini juga mengkhawatirkan, pasalnya sedikit banyak sudah terlihat gerak-geriknya. Kami juga berupaya untuk mencegah hal itu dengan beberapa kegiatan-kegiatan yang sudah dirumuskan dalam program kerja kami," kata Syaiful Bachri selaku ketua IPNU Babat.


Dia menyampaikan terima kasih karena sudah diterima dengan baik oleh Bupati Lamongan. Syaiful menyampaikan bahwa pemuda di Lamongan pada saat ini kurang berpartisipasi dalam kegiatan berbudaya. Akibatnya, adat turun-temurun akan terancam tidak dilestarikan.​​​​​​​


Alfika Tri Maya Santi, Ketua IPPNU Babat, menyampaikan pada audiensi kali ini salah satunya membahas terkait mendesaknya isu tentang kekerasan seksual yang berada di wilayah Kabupaten Lamongan.


"Isu sexual abuse ini banyak sekali terjadi, akan tetapi tidak semuanya tercatat. Masih terdapat kasus-kasus kekerasan seksual yang tidak tercatat, pada akhirnya hal ini tidak dapat ditindaklanjuti," ungkapnya​​​​​​​​​​​​​​.


Sementara itu, Yuhronur Efendi, Bupati Lamongan, mengaku siap berkolaborasi dengan IPNU-IPPNU Babat dalam rangka mencegah dan juga menangani kasus-kasus yang ada di Kabupaten Lamongan.


“Terkait radikalisasi, kita juga akan ikut mengawal agar pemuda-pemuda kita tidak ikut dengan aliran-aliran yang tidak sepaham dengan adat istiadat dan budaya setempat," pungkasnya.


Pantura Terbaru