• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 17 Agustus 2022

Pantura

Gelar Rakornas, LPTNU Fokus Tingkatkan Kualitas SDM di Perguruan Tinggi

Gelar Rakornas, LPTNU Fokus Tingkatkan Kualitas SDM di Perguruan Tinggi
Rapat Koordinasi Nasional LPTNU. (Foto: NOJ/Nasih)
Rapat Koordinasi Nasional LPTNU. (Foto: NOJ/Nasih)

Lamongan, NU Online Jatim

Pengurus Pusat (PP) Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas). Sebanyak 258 perguruan tinggi Nahdlatul Ulama (NU) berpartisipasi dalam Rakornas yang berlangsung secara daring dari Universitas Islam Lamongan (Unisla), Kamis (26/11/2020). 

 

Wakil Ketua LPTNU,  Muhammad Afifi mengatakan ada dua poin utama yang menjadi pokok pembahasan, yaitu terkait peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), serta penguatan kapasitas kelembagaan di Perguruan Tinggi NU.

 

"Kita ingin sosialisasikan program-program di tahun 2021. Sebenarnya banyak, tapi kita kavling dulu pada dua hal yaitu meningkatkan SDM dan menguatkan kelembagaan," katanya.

 

Untuk mewujudkan kualitas SDM yang baik, ada banyak hal yang perlu dilakukan. Menurutnya, secara umum Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) masih kekurangan dosen yang memiliki gelar doktor, sehingga perlu didorong.

 

"Ambil contoh di Unisla, target tahun ini harus ada beberapa dosen yang harus didoktorkan. Maka, skema itu harus tercapai. Misal ada 10 di bidang apa saja, kemudian sumber dananya dari mana, dari APBN atau non APBN atau juga investasi dari yayasan. Ini yang harus kita gelar secara bersama-sama untuk mencapai SDM di PTNU yang unggul," ujarnya.

 

Afifi mengungkapkan, sebenarnya LPTNU menargetkan terdapat 50 doktor baru dalam setiap tahun. Namun dalam beberapa tahun terakhir target tersebut masih belum tercapai.

 

"Setiap tahun itu harusnya ada 50 doktor baru. Itu menjadi Key Performance Indicator (KPI). Tapi ini belum tercapai dalam beberapa tahun terakhir. Kalau 5 tahun kan semestinya kita sudah punya 250 doktor," terangnya.

 

Maka dari itu, demi mengejar ketertinggalan tersebut tahun depan LPTNU menargetkan sebanyak-banyaknya doktor baru yang lahir dari rahim perguruan tinggi NU.

 

"Kami targetkan tahun depan sebanyak-banyaknya doktor, karena kita sudah mulai menggenjot ini," imbuhnya.

 

Sementara itu untuk  penguatan kapasitas kelembagaan, LPTNU sudah mempunyai strategi yang telah dicanangkan.

 

"Pertama akses terkait program-program, yang pengalaman tahun-tahun sebelumnya kita itu selalu terlambat dan ketinggalan informasi. Misalnya, dalam akses penguatan program-program di Direktorat Kelembagaan Pendidikan Tinggi, itu ada program Pembinaan Perguruan Tinggi Swasta (PPTS). Masing-masing universitas mendapat 1 miliar rupiah, institut 750 juta rupiah, dan sekolah tinggi akademi 500 juta rupiah," tuturnya

 

Berkaca dari pengalaman tersebut, maka dalam Rakornas kali ini LPTNU meminta PTNU agar mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk mengakses program PPTS tahun depan.

 

"Maka kita undang semua hari ini, sebelum tahun anggaran baru sehingga persiapan lebih maksimal, kita mantapkan bersama-sama serta ada koordinasi yang terarah," pungkasnya.
 

 

Penulis: Nasih Farihuddin

Editor: Risma Savhira


Pantura Terbaru