• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 25 Juni 2022

Pantura

Ikhtiar IPNU-IPPNU di Lamongan Rawat Peninggalan Sunan Drajat

Ikhtiar IPNU-IPPNU di Lamongan Rawat Peninggalan Sunan Drajat
Logo IPNU-IPPNU. (Foto: NU Online)
Logo IPNU-IPPNU. (Foto: NU Online)

Lamongan, NU Online Jatim
Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Desa Drajat, Paciran, Lamongan melaksanakan kegiatan ‘Besiar’ pada Senin (09/05/2022). Besiar merupakan kegiatan tahunan yang dilakukan setiap hari ketujuh setelah lebaran Idul Fitri atau Hari Raya Ketupat.


Hasan salah satu pengurus PR IPNU Drajat mengatakan, bentuk kegiatan Besiar adalah mendaki perbukitan bagian timur Desa Drajat (Gunung Abang) dengan membawa ketupat. Setiba di puncak, ketupat tersebut dimakan bersama-sama.


“Biasanya ketupat tersebut dimakan dengan lauk ikan bakar atau pun lauk pelengkap lainnya,” ujarnya dilansir nulamongan.or.id, Rabu (11/05/2022).


Ia menyebutkan, tujuan dari kegiata Besiar tesebut ialah sebagai napak tilas atas perjalanan dakwah Sunan Drajat di masa lalu. Menurutnya, pegiat budaya di Desa Drajat melakukannya sebagai bentuk pelestarian tradisi yang sudah ada sejak lama tersebut.


Dirinya menambahkan, kegiatan tersebut lama tidak dilakukan oleh masyarakat setempat. Padahal, budaya tersebut mengandung nilai-nilai kekayaan leluhur yang harus selalu dilestarikan.


“Dan, bertepatan dengan Hari Raya Ketupat 1443 Hijriyah, IPNU-IPPNU Desa Drajat bersama pemerhati budaya kembali melaksanakan kegiatan Besiar ini,” tuturnya.


Pihaknya berharap, atas hal ini pelaksanaan kegiatan Besiar dapat dilakukan kembali di tahun-tahun berikutnya oleh masyarakat setempat. Bahkan, diharapkan kegiatan berlangsung lebih meriah guna menanamkan kesadaran dalam melestarikan budaya lokal kepada pemuda.


“Dengan dilakukannya kegiatan besiar pada tahun ini diharapkan ditahun-tahun berikutnya besiar dapat dijalankan dengan lebih meriah,” ungkap Hasan.


​​​​​​​Kendati kali ini hanya dilakukan beberapa orang, Hasan menuturkan bahwa acara berlangsung khidmat dan penuh makna. “Sebab, hal itu dilakukan atas kesadaran bersama kader IPNU-IPPNU Desa Drajat dan pemerhati budaya untuk melestarikan budaya lokal,” pungkasnya.


Pantura Terbaru