
Peresmian Maspion Bazar UMKM Mawar Pondok Pesantren Matholi’ul Anwar Simo, Lamongan. (Foto: Istimewa).
A Habiburrahman
Kontributor
Lamongan, NU Online Jatim
Upaya pemberdayaan pondok pesantren melalui sektor perekonomian oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur terus dilakukan. Harapannya, pesantren dapat menjadi lumbung perekonomian masyarakat, khususnya di masa pandemi Covid-19.
Semangat ini pula yang mengemuka dari Yuhronur Efendi, Bupati Kabupaten Lamongan. Bertepatan dengan momen Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-452, Yuhronur Efendi meresmikan Maspion Bazar UMKM Mawar Pondok Pesantren Matholi’ul Anwar Simo, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan, Selasa (25/05/2021). Peresmian ini dilakukan bersama Pengasuh Pesantren Matholi’ul Anwar, KH Ahmad Taufik dan Presiden Direktur Maspion Group, Alim Makrus.
“Dengan optimalisasi potensi UMKM milik pesantren ini, saya berharap perputaran ekonomi di Kabupaten Lamongan bisa bangkit kembali, utamanya di masa pandemi ini,” ujar Yes sapaan akrabnya, dilansir memorandum.co.id.
Pihaknya mengajak kepada masyarakat untuk tidak gengsi membeli produk lokal. Karena hanya dengan produk lokal inilah perputaran ekonomi akan terlaksana. Jika demikian, maka lambat laun perekonomian akan bangkit kembali.
“Mari bersama-sama memotivasi diri untuk membeli produk yang dibuat tetangga dan produk-produk buatan UMKM kita,” ajak Bupati Yes.
Sementara itu, Presiden Direktur Maspion Grup, Alim Markus mengatakan, kegiatan ini diharapkan selain memiliki kontribusi terhadap pondok pesantren, juga memiliki manfaat yang cukup besar kepada masyarakat sekitar.
“Saya berharap, bazar UMKM Mawar ini dapat dikelola dengan baik dan bermanfaat untuk semuanya,” pungkasnya.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Merayakan Maulid Nabi, Meneladani 4 Sifat Rasulullah
2
Khutbah Jumat: Kejujuran dan Integritas sebagai Muslim Sejati
3
Pemerintah Sahkan UU Haji Terbaru, Komitmen Layanan Lebih Mudah dan Transparan
4
Haul ke-44 Mbah Hamid Pasuruan, Berikut Rangkaian Acaranya
5
Solidaritas Ojol: Ribuan Pengemudi Iringi Pemakaman Affan yang Meninggal dalam Demo
6
PBNU Minta Maaf Telah Datangkan Peter Berkowitz: Khilaf dan Kurang Cermat
Terkini
Lihat Semua