• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 18 Mei 2022

Pantura

Termasuk Seminar, Kopri Tuban Gelar Ragam Acara Peringati Harlah Ke-54

Termasuk Seminar, Kopri Tuban Gelar Ragam Acara Peringati Harlah Ke-54
Seminar keperempuanan yang digelar Kopri PMII Tuban dalam memperingati Harlah ke-54. (Foto: NOJ/ Dhahrul Mustaqim)
Seminar keperempuanan yang digelar Kopri PMII Tuban dalam memperingati Harlah ke-54. (Foto: NOJ/ Dhahrul Mustaqim)

Tuban, NU Online Jatim

Pengurus Cabang (PC) Korps PMII Putri (Kopri) Tuban memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-54 dengan seminar Keperempuanan dan Peluncuran Channel Podcast. Kegiatan itu dipusatkan di ruang rapat Disparbudpora Tuban, Selasa (30/11/2021).

 

Pengurus Kooordinator Cabang (PKC) Kopri Jawa Timur, Faiqotul Munawwaroh menyampaikan, perempuan harus berpartisipasi dalam di ruang publik. Menurutnya, sudah saatnya perempuan tidak hanya berdiam di rumah, sebab perempuan memilik hak yang sama sebagaimana lelaki dalam melakukan sesuatu.

 

“Perempuan mempunyai ruang yang luas untuk berpartisipasi di ranah publik, baik pendidikan, politik, budaya, ekonomi maupun dI sektor agama,” ujarnya saat jadi pemateri seminar.

 

Sementara Ketua PC Kopri Tuban, Nidya Marfis Herbiyanti mengatakan, kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan motivasi terhadap kader perempuan untuk bergerak sesuai dengan kemampuan yang dimiliki di bidang apa pun.

 

“Ini untuk memberikan stimulus kepada kader Kopri agar memiliki mental pemberani. Tentu, ini sesuai dengan tema Harlah Kopri tahun ini, yakni ‘Kopri Mandiri dan Maju untuk Indonesia’,” katanya.

 

Ia menambahkan, seorang kader perempuan PMII dalam melakukan sesuatu harus dibekali dengan mental yang kuat. Sehingga ketika ada yang menghalangi dapat melewatinya dengan baik.

 

“Sebelum kita melangkah menjadi pribadi yang mandiri, terlebih dahulu kita harus mempersiapkan atau mempunyai mental agar berani melangkah,” lanjutnya.

 

Nidya berharap, kader PMII perempuan di Tuban bisa mandiri dalam melakukan setiap aktivitasnya di semua tingkat kepengurusan. Baik di Rayon maupun Komisariat. Karena perempuan itu memiliki keistimewaan tersendiri.

 

“Semoga kader perempuan PMII Tuban bisa berdiri dengan kakinya sendiri dan terus melangkah sesuai dengan apa yang diinginkan. Jangan pernah takut untuk memulai. Sebab perempuan diciptakan sangat istimewa,” tandasnya.

 

Seminar keperempuanan tersebut menjadi puncak peringatan Harlah Kopri ke-54 di Tuban. Sebelumnya, ada sejumlah perlombaan yang digelar, meliputi lomba esai dan fotografi.


Pantura Terbaru