• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 10 Desember 2022

Pendidikan

Maba Unusa Kuliah Perdana dengan Konsul Jenderal Jepang Surabaya

Maba Unusa Kuliah Perdana dengan Konsul Jenderal Jepang Surabaya
Maba Unusa kuliah perdana dengan Konsul Jenderal Jepang Surabaya. (Foto: NOJ/jawapos)
Maba Unusa kuliah perdana dengan Konsul Jenderal Jepang Surabaya. (Foto: NOJ/jawapos)

Surabaya, NU Online Jatim
Sebanyak 1.810 mahasiswa baru (maba) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) telah dikukuhkan dikukuhkan beberapa minggu yang lalu. Acara yang digelar dalam sidang senat terbuka ini diisi dengan kuliah perdana oleh Konsul Jenderal Jepang di Surabaya Takeyama Kenichi.


Menurutnya, pemulihan ekonomi bidang pendidikan dan kesehatan pasca pandemi Covid-19 ekonomi di Indonesia tetap melaju, di prediksi posisinya dapat setara dengan Jepang. Semua sangat butuh tenaga kerja asing sekitar 35 ribu orang.


“Kami membuka 14 sektor dan telah berkomunikasi dengan Dinas Tenaga Kerja Jawa Timur,” ujarnya.


Selain itu, ada tiga hal yang penting dilakukan pasca pandemi. Pertama, digitalisasi karena ternyata banyak hal yang bisa dilakukan secara daring sehingga semakin berkembang di seluruh elemen. Kedua, kecepatan adaptasi harus dimiliki oleh mahasiswa karena perubahan selalu terjadi. Terakhir, mahasiswa harus inovatif dan kreatif untuk mencari solusi baru agar tidak terikat dengan kebiasaan lama.


”Terutama lulusan strata 2 atau strata 3, peluang kerjanya besar sekali,’’ ungkapnya.


Sementara itu, Rektor Unusa, Prof Achmad Jazidie mengatakan, pada tahun ini pengukuhan dan pengenalan kehidupan kampus bisa dilakukan secara hybrid. Sebelumnya, selama dua tahun hanya bisa dilakukan secara daring akibat pandemi Covid-19.


“Sebagian besar perkuliahan pada tahun akademik baru ini akan dilakukan secara luring. Kami sudah persiapkan segalanya dengan baik, para mahasiswa juga dibekali dengan perangkat tablet pembelajaran,’’ ucapnya.


Kuliah perdana yang diisi oleh Konjen Jepang merupakan agenda rutin tahunan. Tujuannya, mahasiswa belajar dari pengalaman yang dimiliki oleh negara lain. Pihaknya juga turut berpesan supaya maba dapat membawa nama Unusa menjadi lebih baik lagi.


Terpisah, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof Kacung Marijan menambahkan, 1.810 maba yang dikukuhkan tersebar di lima fakultas. Mulai mahasiswa reguler, jalur beasiswa, program profesi, hingga Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Unusa juga menerima 11 mahasiswa non muslim tahun ini.


Pendidikan Terbaru