• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 3 Maret 2024

Pendidikan

Mahasiswa Unusa Beri Pendampingan Olah Tanaman Toga Serai

Mahasiswa Unusa Beri Pendampingan Olah Tanaman Toga Serai
Iis Noventi, Pembina Hima D3 Keperawatan Unusa. (Foto: NOJ/humas)
Iis Noventi, Pembina Hima D3 Keperawatan Unusa. (Foto: NOJ/humas)

Surabaya, NU Online Jatim

Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa (Hima) D3 Keperawatan memberikan pendampingan bagi warga kampung serai yang berlokasi di Ngagel Dadi RW 03 dalam mengolah tanaman toga.


Disebut kampung serai karena banyak warga di kawasan tersebut yang menanam serai. Sayangnya, tanaman serai tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal oleh warga.


Unusa mendapatkan dana hibah Program Pemberdayaan Masyarakat Desa (P2MD) yang digelar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).


“Kami turun ke kampung serai di Ngagel itu. Di sana banyak warga yang menanam serai, tapi tidak dimanfaatkan secara maksimal, hanya sebatas dipakai sebagai bumbu dapur saja. Padahal serai juga bisa dimanfaatkan sebagai minuman herbal,” kata Iis Noventi, Pembina Hima D3 Keperawatan Unusa, Senin (13/03/2023).


Iis mengaku, sebelum melakukan pendampingan warga kampung serai, pihaknya terlebih dahulu melakukan survei. Hasilnya, banyak warga di kawasan tersebut yang menderita penyakit diabetes, hipertensi, dan kolesterol.


“Apalagi mahasiswa kami juga mendapatkan mata kuliah herbal, jadi cocok untuk membina kampung serai dan memanfaatkan serai secara maksimal,” terangnya.


Menurutnya, dari hasil survei tersebut, pihaknya lantas menambah tanaman toga untuk dibudidayakan warga setempat, yakni jahe dan temulawak.


“Jadi selain serai, ada jahe dan temulawak. Sehingga namanya jadi kampung serai, jahe, dan temulawak (sejawak),” paparnya.


Pendampingan di kampung tersebut dilakukan 10 mahasiswa Hima D3 Keperawatan Unusa di tahun 2022 selama 6 bulan. Selain sosialisasi tentang manfaat tanaman toga, dilakukan juga program pelatihan bagaimana mengolah tanaman toga menjadi healthy drink siap minum hingga dalam bentuk granula (serbuk minuman).


“Program penanaman toga dalam upaya mendukung program pemerintah dan ekonomi kreatif. Itu yang kami lakukan, jadi ada pemberdayaan ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) setempat, apalagi di sana juga belum ada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM),” jelasnya.


Terdapat 7 RT di kawasan Ngagel Dadi RW 3 yang menjadi binaan Hima D3 Keperawatan Unusa. Selain menanam tiga tanaman toga (sejawak), kini warga di kawasan tersebut juga telah menghasilkan produk healthy drink maupun granula.


“Kami di support penuh oleh pihak kelurahan. Kami juga menggandeng Dinas Pertanian Kota Surabaya dan Komunitas Muda Mudi untuk melakukan pembinaan di kampung tersebut. Alhamdulillah sekarang sudah ada produk herbal yang bisa dijual, jadi tidak hanya dijadikan sebagai bumbu dapur saja,” tandasnya.


Pendidikan Terbaru