• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 25 September 2022

Pendidikan

Unisma Berikan Solusi Pembelajaran Daring di MI Ma'arif 05 Banjararum Singosari

Unisma Berikan Solusi Pembelajaran Daring di MI Ma'arif 05 Banjararum Singosari
Proses di MI Ma'arif 05 Banjararum. (Foto: NOJ/humas)
Proses di MI Ma'arif 05 Banjararum. (Foto: NOJ/humas)

Malang, NU Online Jatim

Salah satu wujud Tri Dharma bagi dosen adalah pengabdian masyarakat. Melalui program Hibah Institusi Universitas Islam Malang (Hi-Ma) yang diselenggarakan setiap tahun. Tim Dosen Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Malang (Unisma) mengangkat tema pendidikan khususnya pada pembelajaran daring di Madrasah Ibtidaiyah (MI), tepatnya MI Ma'arif 05 Banjararum, Singosari, Kabupaten Malang.

 

Kegiatan ini didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Unisma yang diketuai Dr Nour Athiroh. Tri Candra Wulandarisebagai Ketua Tim Pelaksana saat dikonfirmasi, Selasa (04/05/2021) mengungkapkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia yakni guru MI dalam menyikapi pembelajaran daring di masa pandemi.

 

"Fokus kegiatan tersebut meliputi menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Flipped Classroom, memanfaatkan Google Classroom sebagai media pembelajaran, dan membuat media berbasis teks dan video sebagai konten pembelajaran daring. Hal ini perlu untuk menunjang pelaksanaan pembelajaran di masa pandemi. Tak hanya itu, kegiatan ini dirancang untuk mempersiapkan guru MI dalam melaksanakan pembelajaran daring dan luring di tahun ajaran baru. Ini merupakan salah satu road map dari kegiatan pengabdian masyarakat kami kali ini,” ungkap Bu Can sapaan akrabnya.

 

Masih menurut Bu Can, pengabdian masyarakat ini telah dimulai dari Januari 2021 dengan tahap awal melakukan koordinasi dan survei terhadap sekolah mitra. Koordinasi dan survei dilakukan dengan melibatkan mahasiswa, wali murid, guru dan kepala sekolah.

 

“Berdasarkan hasil koordinasi yang dilakukan, maka rangkaian kegiatan berlanjut dengan workshop dan pelatihan bagi para guru MI Ma'arif 05 Banjararum Singosari. Workshop dilaksanakan secara daring menggunakan Google Classroom dan luring di sekolah melalui standar protokol kesehatan Covid-19,” ujarnya.

 

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Qamariyah, Kepala MI Ma'arif 05 Banjararum Singosari. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan praktis semacam ini sangat membantu guru dalam meningkatkan kompetensi para guru MI untuk menunjang kegiatan pembelajaran daring di masa pandemi dan berharap segera untuk diimplementasikan dalam masa pelajaran di waktu dekat.

 

“Dengan pemanfaatan Google Classroom, para guru akan memiliki motivasi kuat untuk membuat konten yang dapat meningkatkan minat belajar murid MI Ma'arif 05 Banjararum sesuai dengan tuntutan kurikulum dan hasil survey yang dilakukan sebelum workshop. Para guru juga dapat menerapkan Flipped Classroom sebagai upaya penambahan interaksi antara guru dan murid dibandingkan penggunaan media WhatsApp Group yang digunakan sebelumnya,” terangnya.

 

Dengan adanya perangkat tersebut diharapkan para guru mampu berinovasi dalam membuat materi pembelajaran.

 

“Hanya dengan menggunakan peralatan yang dimiliki oleh para guru baik laptop dan smartphone diharapkan para guru mampu membuat konten teks dan video pembelajaran,” harapnya.

 

Upaya peningkatan keterampilan para guru tidak dapat hanya dengan mengandalkan kegiatan pemerintah baik Dinas Pendidikan kabupaten maupun Kelompok Kerja Guru (KKG), sehingga kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah wujud nyata dari hilirisasi hasil penelitian dosen sangat dinanti oleh pihak sekolah khususnya guru. Kegiatan pengabdian masyarakat ini tidak hanya berhenti pada workshop saja, akan tetapi berlanjut pada kegiatan pendampingan secara individu. Secara bergantian, tim pengabdian masyarakat akan datang dan mengimbaskan ke sekolah-sekolah dalam kelompok kerja guru agar tidak berhenti di satu sekolah saja. Saat ini pendampingan terus berjalan dengan target selesai pada bulan Juni 2021.


Pendidikan Terbaru