• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 28 Januari 2023

Pendidikan

Unisma Peduli Salurkan Bantuan Kepada Korban Bencana Alam di Jatim

Unisma Peduli Salurkan Bantuan Kepada Korban Bencana Alam di Jatim
Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Unisma Peduli kepada LPBINU Jatim yang nantinya akan disalurkan kepada korban terdampak banjir dan longsor. (Foto: NOJ/Moch Miftachur Rizki)
Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Unisma Peduli kepada LPBINU Jatim yang nantinya akan disalurkan kepada korban terdampak banjir dan longsor. (Foto: NOJ/Moch Miftachur Rizki)

Malang, NU Online Jatim
Sebagai wujud kepedulian Universitas Islam Malang (Unisma) terhadap korban bencana banjir dan longsor yang melanda Jawa Timur (Jatim) beberapa waktu terakhir. Oleh karenanya, Unisma bersama Rumah Sedekah NU, LP Ma'arif NU Jawa Timur, Komisi Penanggulangan Bencana MUI Jatim dan beberapa lembaga lain menyerahkah bantuan secara simbolis melalui Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Jatim dan Kabupaten Malang, Jum'at (28/10/2022).


Rektor Unisma, Prof Dr H Maskuri mengatakan, bantuan yang ada tersebut terhimpun dari beberapa pihak yang terkoordinasi dengan baik. Bantuan ini dalam bentuk beras, sarung, mukena, dan sembako. Selain itu, pihaknya juga menyalurkan dana untuk pembelian karpet dan amplifier. Ia juga menyampaikan rasa keprihatinan atas kejadian banjir yang terjadi di sejumlah daerah di Jatim, seperti halnya Malang, Blitar, Trenggalek, dan lain sebagainya.


"Siapa saja yang ikut menyisihkan rezekinya untuk bantuan korban banjir ini. Mudah-mudahan hidupnya selalu dimuliakan oleh Allah SWT dan rezekinya selalu bertambah," ujarnya.


Sementara itu, Ketua Unisma Peduli, KH Noor Shodiq Askandar menjelaskan, bantuan yang akan disalurkan ke beberapa daerah tersebut merupakan inisiasi dari berbagai pihak yang prihatin atas kejadian yang melanda beberapa wilayah di Jatim dan berkomitmen untuk mengambil peran dalam meringankan beban korban terdampak bencana.


"Kami bersama tim melakukan pemetaan lokasi bencana, terutama yang mengalami masalah di beberapa hal yang bersifat khusus. Banjir memang cepat hilang, tetapi dampaknya bisa jangka panjang,” terangnya.


Sehingga, pola gayung bersambut bisa lebih efektif, dengan bekerja sama dari berbagai pihak. Di Trenggalek kami fokus pada mushala yang terkena banjir, di Malang dampaknya lumayan, sehingga pihaknya mengumpulkan bantuan untuk pengadaan sembako.


“Khusus untuk wilayah Malang akan kami serahkan hari ini," jelasnya.


Dijelaskan, jika bantuan yang tersalurkan ini merupakan bantuan tahap pertama yang nantinya akan dilanjutkan tahap-tahap berikutnya, sembari menunggu hasil assessment dari LPBINU yang ada di lokasi bencana.


"Terkait rehab mushala dan madrasah kami masih menunggu hasil assessment dari LPBINU. Sementara, untuk rehab mushala dibutuhkan karpet dan amplifier untuk kebutuhan mendesak saat ini," tutupnya.


Pendidikan Terbaru