• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 10 Desember 2022

Pendidikan

Unisma Raih Hibah MBKM dengan Konsep Luar Biasa

Unisma Raih Hibah MBKM dengan Konsep Luar Biasa
Rektor Unisma bersama Gubernur Jatim. (Foto: NOJ/humas)
Rektor Unisma bersama Gubernur Jatim. (Foto: NOJ/humas)

Malang, NU Online Jatim

Universitas Islam Malang (Unisma) telah membuktikan diri sebagai kampus kreatif dengan pola pikir yang out of the box. Gagasan dan ide-ide hebat yang dimunculkan selalu dengan cara yang tidak biasa. Hasilnya pun mengagumkan dengan pencapain berbagai prestasi. Kepercayaan pun terus mengalir ke Kampus Hijau Nahdlatul Ulama ini. 

 

Termasuk dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Unisma mendapat kepercayaan berupa hibah untuk pelaksanaan porgram Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Hibah ini bertujuan untuk memberikan stimulasi pada perguruan tinggi agar segera melakukan perombakan kurikulum. Dan juga membangun mitra kerja sama dengan industri, perguruan tinggi yang lain, balai-balai atau institusi yang terkait dengan Program Studi (Prodi) yang ada baik di dalam maupun luar negeri.

 

Rektor Unisma Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si mengatakan perombakan kurikulum dilakukan sebagai upaya mewujudkan konsep pembelajaran yang tidak sekedar pengkajian teori. Tetapi juga memberikan porsi untuk praktek melaui program pemagangan, penelitian, dan pengembangan.

 

“Perbandingannya 40-60. Sebanyak 60 persen diterapkan melakukan pemagangan. Tetapi pemagangan yang disertai dengan riset atau research and development (RnD). Ini yang kami terapkan di Unisma dalam memberikan nuansa kurikulum baru untuk merdeka belajar atau kampus merdeka,” ucapnya.

 

Seiring dengan persiapan tersebut, sekarang juga dilakukan perombakan terhadap kurikulum.

 

"Bukan lagi rekonstruksi tetapi perombakan total. Masing-masing Prodi juga memiliki distingsi atau keunggulan dari kampus lain," jelasnya.

 

 

Unisma kini memiliki konsep baru dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dalam hal ini bidang pengabdian pada masyarakat. Program yang biasanya bernama Kuliah Kerja Nyata (KKN), tahun depan akan berganti nama menjadi Kandidat Sarjana Mengabdi (KSM).  

 

"Dengan embel-embel kandidat sarjana, performa mahasiswa akan berbeda. Akan ada nilai keseriusan dan tanggung jawab yang lebih besar," ujarnya.

 

Termasuk juga untuk mahasiswa Program Pascasarjana. Nantinya ada Kandidat Magister Mengabdi (KMM) dan Kandidat Doktor Mengabdi (KDM). KSM tidak sekedar kegiatan pengabdian. Tetapi menghasilkan luaran yang bisa dipublikasikan berupa jurnal yang bereputasi.

 

“Misalnya terindex di Science and Technology Index (SINTA) dengan bereputasi internasional. Dan hasilnya bisa dipubilkasi di media. Jadi bukan sekedar kegiatan. Itu taget-terget kita dengan pola pikir yang tidak biasa,” pungkas Prof Maskuri.

 

 

Editor: Risma Savhira


Pendidikan Terbaru