• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 30 Juni 2022

Pendidikan

Yayasan Khadijah Gelar Pembinaan Calon Kepala Sekolah dan Guru Penggerak

Yayasan Khadijah Gelar Pembinaan Calon Kepala Sekolah dan Guru Penggerak
Yayasan Khadijah Surabaya menggelar pembinaan calon kepala sekolah dan guru penggerak. (Foto: NOJ/ISt)
Yayasan Khadijah Surabaya menggelar pembinaan calon kepala sekolah dan guru penggerak. (Foto: NOJ/ISt)

Surabaya, NU Online Jatim
Yayasan Taman Pendidikan dan Sosial Nahdlatul Ulama Khadijah Surabaya terus meningkatkan kompetensi kepala sekolah dan guru. Hal tersebut seiring program sekolah penggerak yang digulirkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. 
 

Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Jawa Timur sejak Sabtu hingga Ahad (05-06/02/2022). Peserta berjumlah 69 orang  yang terdiri dari 10 orang kepala sekolah dan 59 orang guru mulai dari unit TK, SD, SMP dan SMA di lingkungan Yayasan Khadijah.
 

Pembinaan diawali pembukaan yang dihadiri Ketua Umum Yayasan Khadijah Prof Dr KH M Ridlwan Nasir, MA, Ketua I Drs H Abdullah Sani, MPd, Ketua II Drs H Suwito, MM, Koordinator Pengembangan SDM M Amin Hasan, MPd, termasuk sejumlah kepala sekolah dan guru sebagai peserta. Sedangkan dari LPMP Jatim yang hadir yaitu Ketua LPMP Dr Rizqi, SPd, MPd dan beberapa narasumber. 
 

Dalam sambutan laporan penyelenggara, Ketua I Drs Abdullah Sani menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti seluruh kepala sekolah mulai TK, SD, SMP dan SMA Khadijah sebanyak 10 orang dan 59 orang guru.  Dirinya menambahkan bahwa kegiatan pembinaan sebagai ikhtiar menerjemahkan visi Yayasan Khadijah sebagai pusat pendidikan Islam internasional, membentuk SDM unggul dan kompetitif. 
 

Visi Yayasan Khadijah ini searah dengan visi pendidikan nasional dalam membangun manusia Indonesia untuk menjadi pembelajar seumur hidup yang terus berkembang, unggul, sejahtera dan berakhlaq mulia. 
 

“Alhamdulillah, kita sudah menjadi pusat pendidikan Al-Qur’an. Di bidang pendidikan internasional, kita sudah menjadi pusat Cambridge Assesment International Education Centre atau CAIE dengan ID 268,” jelas mantan Kepala SD dan SMA Khadijah tersebut. 
 

Ketua 1 asli Bawean, Gresik ini juga menambahkan bahwa sebagai pusat pendidikan ini mengandung banyak variabel yang harus disupport oleh SDM yang unggul pula. 
 

“Pembinaan ini adalah upaya untuk menjawab visi Yayasan Khadijah yang terus berupaya menjadikan SDM di dalamnya unggul. Semoga semuanya lulus dalam pembinaan ini sehingga nanti siap untuk bisa mendaftar sebagai kepala sekolah dan guru penggerak pada tahun ini,” harap Ketua I Bidang Pendidikan dan Pengembangan SDM Yayasan Khadijah itu.
 

Sementara dalam sambutan pembekalan, Ketua LPMP Jatim Dr Rizki, SPd MPd menyampaikan bahwa ternyata visi pendidikan Indonesia sejalan dengan Yayasan Khadijah dalam membangun SDM yang unggul. 
 

“Bagaimana membangun manusia Indonesia yang mempunyai keunggulan secara holistik mulai karakter dan kompetensi yakni literasi dan numerasi,” terang doktor yang mengadakan penelitian di SMP Khadijah ini. 
 

Ketua LPMP Jatim berharap Yayasan Khadijah yang mempunyai lembaga pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP dan SMA bisa menjadi contoh sekolah penggerak bagi sekolah-sekolah lain di Surabaya. 
 

“Sekolah penggerak adalah sekolah yang mampu menggerakkan sekolah-sekolah lain dalam upaya mewujudkan visi dan program pendidikan di Indonesia,” terangnya.  
 

Dikemukakan, nantinya sekolah yang mempunyai jumlah guru penggerak akan menjadi indikator utama dalam hal penilaian satuan pendidikan oleh pemerintah daerah dan grade sekolah.
 

“Seperti di SMA jika jumlah penggeraknya banyak, maka akan mempunyai nilai plus terkait penerimaan siswa yang akan mendaftar di perguruan tinggi,” jelasnya.
 

Di tempat yang sama, Ketua Umum Yayasan Khadijah Prof Dr KH M Ridlwan Nasir, MA menyampaikan hal yang senada dengan apa yang disampaikan oleh Ketua I dan Ketua LPMP dalam sambutan sebelumnya. Bahwa visi Yayasan Khadijah yang telah sejalan dengan visi pendidikan Indonesia harus terus diterjemahkan dalam penguatan dan peningkatan kualitas SDM diawali dari kepala sekolah dan gurunya. 
 

“Sehingga tujuan pendidikan di Khadijah khususnya bisa dicapai dengan maksimal untuk mewujudkan sumber daya manusia atau anak didik yang unggul dan kompetitif termasuk berakhlakul karimah,” kata guru besar UIN Sunan Ampel Surabaya tersebut.
 

Dirinya turut berharap semua peserta mengikuti kegiatan ini sebagai upaya menimba ilmu dan peningkatan SDM yang akan sangat bermanfaat bagi lembaga maupun personal. “Peningkatan SDM ini meliputi kemampuan pedagogik, kemampuan personal, kemampuan profesional dan kemampuan sosial,” terangnya. 
 

Sebelum selesai memberikan sambutan, alumni Pesantren Tebuireng Jombang itu membuka secara resmi pembinaan calon kepala sekolah penggerak dan guru penggerak dengan membaca basmalah. 
 

Di akhir acara, pembukaan ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Kepala SMA Khadijah, Mas Ghofar, MPdI yang juga menjadi Ketua Pengurus Pondok Pesantren Putra Khadijah.


Pendidikan Terbaru