Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Ansor di Surabaya Rehab Rumah Senior Tak Layak Huni

Ansor di Surabaya Rehab Rumah Senior Tak Layak Huni
Proses rehab kediaman senior Ansor Surabaya yang tidak layak huni. (Foto: NOJ/BBa)
Proses rehab kediaman senior Ansor Surabaya yang tidak layak huni. (Foto: NOJ/BBa)

Surabaya, NU Online Jatim

Di mana saja, keberadaan Gerakan pemuda (GP) Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna alias Banser selalu berkhidmat untuk umat. Utamanya bagi mereka yang layak dibantu, maka perhatian dan bantuan segera hadir.

 

Demikian pula yang dilakukan Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya. Yang dilakukan adalah membedah rumah milik salah satu senior Ansor Surabaya yang tidak layak huni. Bedah rumah ini dilakukan secara swadaya termasuk menggalang donasi.

 

Rumah dimaksud adalah berukuran 3.25 kali 3.50 terletak di tengah perkampungan jalan Srengganan, gang 2 milik Makki. Yang bersangkutan adalah senior Ansor Surabaya, namun kondisi rumahnya tidak layak.

 

Aksi merenovasi tersebut dilakukan Rabu (10/02/2021) secara sukarela. Tampak kekompakan dan suasana guyub terlihat selama rehab rumah berlangsung. Canda tawa diiringi shalawat dan lagu juga menjadi pemandangan yang layak diabadikan.

 

 “Bedah rumah dilakukan di kediaman sahabat Makki yang telah dihuni sejak tahun 1940,” kata Sahir,

 

Kepala Satuan Koordinasi Rayon atu Kasatkoryon Banser Simokerto tersebut menjelaskan bahwa rehab rumah dilakukan secara swadaya. Yang dilibatkan tentu saja internal  Ansor dan Banser Kecamatan Simokerto yang membuka donasi secara umum.

 

“Rencananya rumah yang dihuni 6 keluarga ini akan direnovasi menjadi 2 lantai dengan anggaran sebesar 40 juta rupiah,” terangnya.

 

Inisiatif membedah rumah tersebut sebagai bentuk kepedulian dan prihatin Ansor-Banser terhadap sahabat Makki.

 

“Beliau adalah senior Ansor di Kota Surabaya yang layak mendapat tempat tinggal,” tegasnya.

 

Dijelaskan Sahir, bantuan berupa donasi dilakukan, termasuk moril ataupun tenaga.

 

Makki yang dihubungi media ini sekaligus pemilik rumah merasa senang dan berterima kasih atas perjuangan Ansor dan Banser.

 

“Sebelum direnovasi, rumah hanya ditempati keluarga. Sementara saya memilih untuk tidur di emperan,” ungkapnya.

 

Dirinya berharap nanti rumahnya dapat dihuni dengan layak serta menjadi baiti jannati. Demikian pula Makki tentu sangat berterima kasih atas perhatian kader.

 

 “Alhamdulillah, saya senang sekali. Semoga sahabat-sahabat Ansor dan Banser mendapat balasan yang setimpal,” pungkasnya.

 

Renovasi rumah ditargetkan selama 20 hari ini. Nantinya akan ditempati Makki beserta 6 keluarganya.

Iklan promosi NU Online Jatim